SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Siti Amsah Mas’ud Yunus Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Kamis (26/10) memperingati hari cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sedunia. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, Siti Amsah roadshow ke beberapa sekolah antara lain TK Karya Bhakti Kelurahan Wates, SDN Balongsari 5, 6 dan 10, Jalan Empunala Kelurahan Balongsari dan SDN Kauman Kecamatan Kranggan.
Kegiatan tahunan ini disambut antusias pihak sekolah, para guru dan anak-anak. Mengawali kunjungan di TK Karya Bhakti, Siti Amsah didampingi Ketua Pokja IV TP PKK Kota Mojokerto Endang Sutadi, Ketua Pokja I Inarto Hadi, pengurus TP PKK Kota Pokja I sd. Pokja IV, Kepala Dinas P3AKB, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Puskesmas Wates.
Tim disambut dengan senam penguin bersama anak-anak TK Karya Bhakti dilanjutkan Siti Amsah memimpin peragaan gerakan cuci tangan yang diikuti oleh siswa-siswi dan menyerahkan suvenir bahan cuci tangan kepada masing-masing kepala sekolah.
Dalam sambutannya, Siti Amsah Mas’ud Yunus memberikan alasan dipilihnya anak-anak sebagai sasaran sosialisasi cuci tangan pakai sabun. “Hai ini dikarenakan sesuai dengan tujuannya agar mengajarkan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum makan dan sesudah bermain sedini mungkin. Sebab pendidikan usia dini akan memberikan persiapan anak menghadapi masa-masa kedepannya, yang paling dekat adalah menghadapi masa sekolah,” terangnya.
Cuci tangan pakai sabun, lanjut Siti Amsah, juga termasuk pendidikan karakter anak di usia dini dan ini sangatlah penting. “Mengingat di usia inilah anak membentuk pendidikan yang paling bagus. Anak-anak harus membentuk kesiapan dirinya menghadapi masa depan. Hal ini sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia seperti misi Kota Mojokerto,” terangnya.
Editor : Redaksi