Tiga PC Komputer Departemen Sastra Inggris Raib

Kampus B Unair Diobok-obok Maling

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga hari ini, Selasa (31/10/2017), polisi masih melakukan penyelidikan terkait pencurian di Kampus B Unair. Sebab, sejumlah PC komputer di Departemen Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) kampus tersebut raib. Diduga, pelaku masuk dengan cara membobol jendela ruangan. Informasi yang didapat Surabaya Pagi menyebut, ada 3 PC komputer yang hilang dari ruangan itu. Peristiwa itu diduga terjadi Senin (30/10/2017) malam. Seorang dosen Satra Inggris FIB Unair bahkan meng-upload kejadian tersebut, melalui akun facebooknya, Lastiko Endi Rahmatyo. Dalam aku facebooknya tersebut, Lastiko membeberkan bahwa 'PC yang saya bangun dengan cucuran keringat saat menjadi honorer akhirnya hilang ditelan bumi'. Dia juga menuliskan, 'selamat tinggal PC ku tercinta. Hari ini, 30 Oktober 2017, FIB kemalingan'. Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Iptu Joko Soeseno membenarkan jika pihaknya menerima laporan kejadian tersebut. Identifikasi dan olah TKP sudah dilakukan pihaknya. Dan saat ini, pihaknya masih melalukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelakunya. "Ada tiga PC komputer yang hilang," katanya, Selasa (31/10/2017) pagi. Ditanya apakah pihaknya menemukan petunjuk rekaman CCTV yang mungkin berhasil merekam aksi pelaku, Iptu Joko mengatakan belum ada petunjuk CCTV di sekitar TKP. "Kami masih berusaha menemukan CCTV disana. Tapi sampai saat ini memang kami belum menemukannya," tandasnya. Terpisah, Sukowidodo Humas Unair saat dikonfirmasi tidak memberikan keterangan apapun. Hanya saja, dirinya mengarahkan Surabaya Pagi, agar menghubungi Wakil Dekan 2 Unair, Wulan Eka. Namun, hingga pukul 19.00 Wib semalam, Wulan belum juga menjawab konfirmasi yang diajukan Surabaya Pagi melalui pesan Whatsapp. Tidak hanya sekali ini, Kampus Unair dibobol pelaku. Pada Selasa, 5 Januari 2016 malam silam, Gedung Institute of Tropical Disease (ITD) atau Laboratorium Lembaga Penyakit Tropis, Kampus C Unair juga pernah mengalami kejadian serupa. Dalam peristiwa itu, terdapat 3 (tiga) laptop yang juga berhasil dibawa kabur pelaku. Aksi pencurian saat itu bahkan terekam kamera CCTV gedung. Tiga laptop yang hilang tersebut adalah laptop milik kelompok studi influenza, yang berisi penelitian seorang profesor selama bertahun-tahun. Kendati kejadian kala itu terekam CCTV, namun hingga kini, pelaku pencurian belum juga terungkap. bkr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru