Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pendistribusian LPG 12 Kg di Kota Malang yang mulai sedikit dan langka. SP/ MLG
Ilustrasi. Pendistribusian LPG 12 Kg di Kota Malang yang mulai sedikit dan langka. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com,  Malang - Beberapa minggu-minggu ini pasca langka nya tabung gas LPG melon 3 Kilogram (Kg), kini stok untuk tabung gas LPG ukuran 12 kg juga ikut langka. Salah satunya yang dirasakan warga di Kota Malang, Jawa Timur. Bahka harganya pun juga ikut melonjak ugal-ugalan. Di tengah barang yang sulit didapat, harga LPG non subsidi justru melambung tinggi. Harga tebus untuk tabung 12 kg yang semula berada di angka Rp182 ribu, kini melompat ke Rp218.500 per tabung.

Sementara itu, lonjakan sebesar Rp36.500 ini memaksa harga jual resmi di tingkat konsumen menyentuh angka Rp228 ribu. Kenaikan harga ini tidak hanya menyasar tabung besar. Termasuk untuk Bright Gas 5,5 kg juga ikut terkerek dari harga jual Rp 90 ribu menjadi Rp107 ribu.

Kondisi ini tentu menjadi sorotan tajam, terutama mengenai ketahanan distribusi energi nasional yang dianggap rapuh terhadap gangguan global. Menanggapi situasi yang mencekik ini, Adhan mengaku tidak punya banyak pilihan selain bertahan di tengah ketidakpastian stok.


Sehingga, mau tidak mau, warga Kota Malang tampaknya harus merogoh kocek lebih dalam sekaligus ekstra sabar dalam memburu tabung LPG. Kelangkaan gas LPG teraebut juga dipicu adanya krisis energi di level lokal ini disebut-sebut merupakan imbas dari gangguan distribusi di tingkat pusat. Kabar mengenai kapal tanker Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz disinyalir menjadi pemantik utama tersendatnya aliran gas ke daerah-daerah, termasuk ke wilayah Malang Raya.

Adhan, salah satu pemilik pangkalan LPG di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menceritakan betapa sulitnya mendapatkan pasokan dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebut situasi di lapangan sempat sangat semrawut akibat antrean panjang di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

"Antrean truk agen di SPBE sampai 25 sampai 30 unit, tapi yang diisi hanya separuh. Itu yang membuat pasokan 3 kilogram sempat langka," ujar Adhan, Rabu (22/04/2026).

Diketahui, hingga saat ini, kiriman tabung 12 kg ke pangkalannya masih dibatasi secara ekstrem dan belum kembali ke volume normal. "Sampai sekarang pengambilan dibatasi. Saya biasanya order 100 tabung (LPG 12kg), cuma dikirim 10 sampai 15 tabung saja," ungkapnya mengeluh.

Lebih lanjut, Adhan bahkan mengaku pernah mengalami kekosongan stok hingga empat hari lamanya. Hal ini memicu kepanikan di tingkat konsumen yang akhirnya harus bergerilya mencari gas dari satu toko ke toko lainnya demi dapur tetap mengepul. "Ya mau gak mau kita harus mengikuti situasi. Sekarang harga naik, stoknya tipis. Ya kita ikuti saja," pungkasnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan pemeriksaan konfrontir kasus tambang ilegal di lahan …

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pengadilan Negeri Kota Madiun melaksanakan eksekusi lahan dan bangunan TK Masyithoh yang berada di Kota Madiun, Selasa (12…

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Bali - Adanya fasilitas air bersih yang layak dan memiliki akses mudah di suatu daerah, menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi demi…

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…