Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Proses pengerjaan produksi genteng di Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Ilustrasi. Proses pengerjaan produksi genteng di Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik dinilai membawa harapan baru bagi pelaku industri genting di Kabupaten Trenggalek. Kebijakan tersebut diperkirakan mampu meningkatkan permintaan genting lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Trenggalek yang mencatat, hingga tahun 2025 terdapat 140 Industri Kecil Menengah (IKM) genting yang beroperasi secara formal di wilayah Bumi Menak Sopal. Sebanyak ratusan IKM genting tersebut menyumbang total nilai investasi sebesar Rp6,43 miliar dengan daya serap tenaga kerja mencapai 226 orang.

“Berdasarkan data OSS RBA tahun 2025, terdapat 140 IKM genting formal. Seluruhnya sudah berizin dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),” kata Kepala Disperinaker Kabupaten Trenggalek, Christina Ambarwati, Rabu (22/04/2026).

Keberadaan industri genting ini dinilai memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Sehingga, sebagai upaya meningkatkan daya saing produk, Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada tahun 2021 telah memfasilitasi pendaftaran Merek Komunal Genteng Kabupaten Trenggalek dengan merek “Nglayur”.

“Merek komunal tersebut kini telah memperoleh sertifikat. Harapannya, ini dapat memperkuat identitas sekaligus meningkatkan nilai jual genting lokal Trenggalek di pasar yang lebih luas,” pungkas Christina.

Para UMKM genteng tanah liat berharap Program Gentengisasi yang dirancang Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti atap seng dengan genteng dapat mendongkrak permintaan sekaligus menjadi roda penggeram industri bagi perajin genteng. Selain itu, seiring denga. Harga genteng ditingkat perajin saat ini berkisar Rp2.100 - Rp2.300 per buah atau sekitar Rp2,1 juta - Rp2,3 juta per 1.000 buah. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…