PT KAI Tuntut Ganti Rugi Pemilik Dump Truk

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dua kereta api (KA) yang menabrak dump truck bermuatan pasir di Desa Tumampel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Rabu (1/11) malam, membuat pihak PT KAI, meradang. Karena itu, atas peristiwa tersebut, PT KAI akan meminta ganti rugi kepada pemilik jasa angkutan dump truck tersebut. Pasalnya, sopir dinilai spekulasi menerobos perlintasan menjadi penyebab kecelakaan ini. Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatot mengatakan pihaknya tetap akan melayangkan tuntutan ganti rugi kepada pemilik angkutan dump truck yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kereta di rel kereta. Gatot beralasan, meski perlintasan tak berpalang, tetapi sopir dum truk bernomor polisi S 9271 UF itu telah lalai dalam mengemudikan kendaraannya. "Perlintasan itu resmi meskipun tidak berpalang. Tapi, resmi atau tidak resmi, kereta api kan kendaraan spesifik, punya jalan sendiri, enggak bisa direm langsung. Mestinya, sebelum menyeberang si sopir harus memastikan aman dan tidak ada kereta lewat, tapi ini tidak dilakukan," kata Gatot kepada Surabaya Pagi di Gresik. Dikatakan oleh Gatot, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Baik dari penumpang kedua kereta dan sopir dum truck, namun tujuh jadwal keberangkatan kereta terpaksa tertunda. Dua diantaranya kereta barang tujuan Surabaya - Jakarta. "Yang tertunda keberangkatannya, diantaranya kereta Sembrani tujuan Surabaya - Gambir, Anggrek dari Jakarta tujuan Surabaya, Kertajaya dari Surabaya tujuan Jakarta dan Anggrek dari Surabaya ke Jakarta," jelasnya. Seperti diberitakan, Rabu (1/11) malam, dua kereta yakni Sembrani tujuan Jakarta - Surabaya dan kereta Agro Promo Anggrek tujuan Surabaya - Jakarta menabrak sebuah dump truck yang di sopiri Yogi Susilo di perlintasan Tumampel, Duduksampeyan. Akibatnya, dump truck mengalami rusak berat dan hancur lebur. Kejadian itu bermula, saat dump truck yang sarat muatan pasir hendak mengangkut pasir ke Tumampel. Namun naas, saat berada di rel, dump truck tiba-tiba mogok. Saat bersamaan kedua kereta yang juga sarat penumpang, melintas. Debruuuuk...kecelakaan pun tak bisa dihindari. Mis

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru