Kepepet Biaya Perawatan Anak, Cleaning Service Panggilan Ini Bawa Kabur Ema

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com-Surabaya, Wiyung, Moh. Taufik (37) warga Jalan Jatipurwo Semampir Surabaya yang bekerja sebagai cleaning service panggilan ini nekat menguras emas milik majikannya. Ia sudah dua kali beraksi di lokasi yang sama di perum Graha Family Surabaya. Alhasil Pelaku pun berhasil menggasak beberapa buah emas milik majikannya hingga total kerugian mencapai 21 juta rupiah. Tersangka Taufik sendiri mengatakan jika terpaksa melakukan aksi tersebut, karena butuh uang untuk biaya melahirkan anak pertamannya. Saat itu rumah memang dalam keadaan sepi, pelaku menemukan sebuah kunci lemari yang kemudian digunakan untuk membuka lemari berisi emas tersebut. "Saya jual di Baluran dapat uang Rp.5 juta rupiah, uangnya untuk biaya melahirkan anak yang sekarang sudah berusia 1 tahun", terang Taufik. AKP Sugimin Kanit Reskrim Polsek Wiyung Surabaya menjelaskan, saat kejadian korbannya bernama Megawati sedang berada di luar rumah. Ia memang kerap menggunakan jasa cleaning service panggilan. Korban yang saat itu sedang berada di tempat kerjanya segera pulang dan mengecek keberadaan rumahnya, baru diketahui ternyata ada beberapa perhiasan milik korban yang hilang berupa 1 buah gelang emas dan 1 buah kalung emas beserta liontinnya yang telah hilang dari laci lemari yang berada dalam kamar korban. "Korban mencurigai tersangka MT yang pernah bekerja sebagai jasa cleaning service dirumah yang menggasaknya", sebut Sugimin Kamis (9/11). Setelah dilakukan penangkapan terhadap pelaku, ternyata tersangka ini mengakui sudah dua kali melakukan pencurian di rumah korban tersebut. "Pertama dilakukan tersangka sekitar bulan Maret 2017 dan berhasil mencuri 1 buah gelang emas, selang 2 minggu kemudian dia mengulangi perbuatannya lagi", tambah Sugimin. Atas perbuatannya tersebut tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan ditahan di Polsek Wiyung berikut barang bukti, 1 buah perhiasan liontin emas dan satu lembar surat bukti kredit Pegadaian. fir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru