Tangkal Gempuran Teknologi Jaman Now, ini yang Dilakukan Pelajar di Surabay

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada pemandangan berbeda di halaman SMP Praja Mukti Jalan Kupang Segunting Surabaya, Senin (20/11/2017) pagi tadi. Ratusan pelajar disana, berdiri berjajar sambil mengangkat sebuah kertas HVS dengan sejumlah tulisan. Yang berbeda, mereka berbaur dengan Polisi, TNI dan sejumlah PNS. Ya, pagi tadi, ratusan pelajar disana memang sedang menggelar acara yang diprakarsai oleh tiga pilar Tegalsari Surabaya. Yaitu Polsek Tegalsari, Koramil Tegalsari dan Kecamatan Tegalsari. Acara tersebut merupakan kampanye melawan (anti) kekerasan seksual dan bullying yang kini marak terjadi pada siswa dan siswi. "Apalagi saat ini, gempuran teknologi jaman now terus berkembang dan masif. Mulai darisini, kami ajak para pelajar untuk menangkalnya. Kami akan lakukan bersama tiga pilar, secara rutin di semua sekolah di wilayah kami," papar Kapolsek Tegalsari, Kompol David Trio Prasojo. Dan sekolah ini kami jadikan pelopor kampanye ini. Bersama Danramil Mayor Mahfud R dan Camat Tegalsari Janu Mardianto, Kompol David menyampaikan, pelajar harus berani menolak kekerasan seksual. Kalaupun ada, David meminta pelajar segera melapor ke orang tua, guru atau petugas. "Pelajar juga harus memberantas bullying. Sebab, bulliyong berdampak sangat buruk. Korban bisa terus menutup diri dan merasa rendah diri," tegasnya. Nah, kampanye untuk menangkal kekerasan seksual kepada anak dan anti bullying itu, bisa diawali dengan perilaku pelajar yang diharuskan mengakses internet sehat. Dengan begitu, para pelajar bisa menyaring informasi yang baik, dan hanya untuk keperluan belajar. "Kemajuan teknologi informasi saat ini sangat cepat dan tak bisa ditolak. Akseslah internet secara bijak dan hindari informasi negatif," tandas Kompol David. (Bkr)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru