Efek Melihat Gerhana Matahari

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com - Melansir The Verge, seorang wanita mencoba menatap gerhana matahari dengan mata telanjang, dan mencobanya lagi dengan menggunakan kacamata. Hal ini berdasarkan kejadian nyata yang menginspirasi sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Ophthalmology. Beberapa waktu yang lalu, gerhana matahari jadi momen paling ditunggu-tunggu masyarakat dunia. Masyarakat AS dengan antusias menonton fenomena alam tersebut. Dari momen itu kita bisa tahu salah satu hal paling bikin penasaran soal gerhana matahari. Seorang wanita berumur 20-an tahun ini memandang gerhana matahari yang sudah tertutup bulan sekitar 70 persen. Dalam beberapa jam, pandangannya kabur dan bergegas membawanya ke rumah sakit Mount Sinai bagian Eye and Ear Infirmary di New York. Dokter mata langsung mengonfirmasi kalau retinanya rusak. Matahari benar-benar memancarkan radiasi yang bisa membakar mata kita. Dari foto matanya, bisa disimpulkan bahwa fotoreseptor dari matanya mengalami kerusakan, dan jaringan di matanya pun rusak. Sayangnya, tak ada perawatan khusus yang bisa dilakukan untuk kerusakan mata dari menatap matahari. Sebelumnya, seseorang yang tercatat pernah menatap gerhana matahari pada 1962 lalu, harus rela hanya bisa melihat dengan satu mata saja. yn

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru