Wabup Kukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Sidoarjo

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo- Pengurus Dewan Kesenian Daerah (Dekesda) Kabupaten Sidoarjo periode 2017-2022, dikukuhkan di Pendopo Delta Wibawa. Pengukuhan tersebut menetapkan Ali Aspandi sebagai ketua umum Dekesda Sidoarjo untuk lima tahun kedepan. Pengukuhan dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH. Dalam pengukuhan tersebut juga diberikan penghargaan kepada pelaku seni di Kabupaten Sidoarjo. Ada enam orang pelaku seni yang memperoleh penghargaan dari Dekesda Kabupaten Sidoarjo. Penghargaan tersebut diberikan pada enam kategori. Diantaranya kategori pelopor seni tari, kategori pelestarian seni pertunjukkan, kategori pencipta, kategori muda dan berdedikasi, kategori tokoh dan kategori sang purna. Penghargaan diberikan langsung oleh wakil bupati Sidoarjo dan ketua umum Dekesda Sidoarjo. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada pelaku seni yang ada. Wakil Bupati Sidoarjo berharap kepengurusan yang baru nantinya dapat mengemban tugas dengan baik. Lewat Dekesda Sidoarjo diharapkan kesenian di Kabupaten Sidoarjo dapat lebih berkembang. H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan berkesenian maupun berbudaya adalah pembeda manusia dengan mahluk lainnya. Menurutnya berkesenian dan berbudaya adalah ciri khusus dari manusia. Tidak ada mahluk lain selain manusia yang berkesenian dan berbudaya. Untuk itu rasa seni dan budaya harus dapat dikembangkan. Tanpa seni dan budaya hidup tidak akan indah. "Marilah kita tetap kembangkan rasa seni dan budaya kita agar dengan seni dan budaya, kita akhirnya mempunyai jati diri, mempunyai ciri khas dan mempunyai kebanggaan,” ujarnya, kemarin. Cak Nur sapaan akrab wakil bupati Sidoarjo tersebut mengatakan Kabupaten Sidoarjo sangat kaya akan seni dan budaya. Oleh karenanya seni dan budaya yang ada patut dikembangkan dan dilestarikan. Ia katakan seni dan budaya bisa menjadi potensi daerah dalam menumbuhkan perekonomiannya. Apabila seni dan budaya tersebut dikemas dengan baik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi suatu daerah. Seperti halnya yang sudah dilakukan oleh masyarakat Bali. Namun dari semua itu lanjut Cak Nur, berkesenian dan berbudaya bukan soal materi. Pasalnya ia katakan seni adalah letupan hati pelaku seni yang harus di ekspresikan. Pemerintah Sidoarjo menyambut hal tersebut dengan baik. Lewat Dekesda Sidoarjo diharapkan menjadi wadah bagi pelaku seni untuk berekspresi. Kedepan ia berharap Dekesda Sidoarjo dapat bekerja dengan keras lagi. Kesenian dan budaya di Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat menjadi destinasi baru pariwisata. "Apabila seni dan budaya ini dikemas dengan baik, akan menjadi destinasi baru dan akan dilirik masyarakat nasional dan internasional dan akhirnya akan menguatkan perekonomian kita sendiri," ujarnya. sg

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru