Pengamat: Gerindra Harus Dorong Poros Tengah

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca viralnya pasangan Suyoto-Moreno yang didukung oleh poros tengah, gairah terkait bangkitnya poros tersebut kembali menguat. Para akademisi dan pengamat politik pun memandang bahwa poros yang diinisiasi oleh Partai Gerindra, PAN, dan PKS itu perlu untuk segera diwujudkan. Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam misalnya. Menurut Rokim, keberadaan poros tengah akan mampu membuat Gerindra tidak kehilangan efek elektoral Pileg dan Pilpres. "Apabila abstain, aspirasi massa bawah Gerindra akan sulit dikataliskan. Momen Pilgub Jatim hanya akan menjadikan Gerindra sebagai penonton. Tentu tidak strategis bagi Gerindra," jelas Rokim. Di sisi lain, Rokim juga memandang bahwa Gerindra dan para inisiator poros tengah harus bisa berpacu dengan waktu. "Bagaimanapun waktu 6 bulan itu pendek. Mengusung kader baru yang belum banyak berkiprah dan dikenal publik jatim amat beresiko jadi dagelan politik dan mematik kesan negatif," jelasnya. "Tapi, ketokohan dan kiprah variabel juga penting. Gerindra dan PAN serta PKS harus hati-hati dalam menyodorkan nama Cagub atau Cawagub kepada koalisi jika ingin poros tengah tetap diwujudkan. Nama yang disodorkan harus berkapasitas tokoh dan kiprahnya sudah diketahui masyarakat jatim secara luas," tegas Rokim lebih lanjut. Senada, pakar komunikasi politik asal Unair Suko Widodo juga memiliki pandangan yang sama. Sebagai partai besar, dan punya kursi di DPRD Jatim yang banyak, idealnya Partai Gerindra harus berani memajukan kandidat pada Pilgub Jatim 2018. "Karena kesertaan parpol dalam Pilgub adalah bagian dari membangun soliditas partai. Serta sebagai bentuk pertanggungjawaban keterwakilan konstituen," kata Suko, secara terpisah. "Gerindra harus tidak mengecewakan konstituen yang selama ini setia. Jika berpasangan dengan PAN, sangat mungkin bisa imbangi kekuatan yang sudah ada. Kedua parpol ini punya basis dan segmen massa yang besar," pungkasnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPD Partai Gerindra Jatim Hendro T. Subiantoro, optimis bahwa poros tengah akan tetap turut meramaikan Pilgub Jatim 2018. "Meskipun sebelumnya melalui Pak Pri(Ketua DPD Partai Gerindra Jatim) ada tiga opsi kan ya bagi kami. Opsi tersebut adalah abstain, memberikan dukungan kepada salah satu dari Gus Ipul atau Khofifah, atau mengajukan figur lain diluar La Nyalla sebagai jago dari poros tengah. Tapi, kami masih tetap optimis untuk tetap bisa membentuk poros tengah," ungkapnya pada kesempatan tersebut. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru