SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nasib petani Jawa Timur pada 2017 sepertinya masih susah. Ini terlihat dari nilai tukar petani (NTP) secara umum lebih rendah dibanding dengan bulan yang sama tahun 2016.
Rata-rata Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur melambat atau mengalami penurunan sebesar 0,50 persen dibanding tahun 2016 yaitu dari 104,62 menjadi 104,10. Kondisi tersebut menunjukkan pada 2017, tingkat kesejahteraan petani masih kurang baik dibanding tahun sebelumnya.
Penurunan disebabkan kenaikan indeks harga yang diterima petani (2,58 persen) lebih kecil dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani (3,09 persen). Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai tukar produk pertanian terhadap barang konsumsi rumah tangga petani dan biaya produksi tahun 2017, secara umum masih lebih rendah dibanding kondisi tahun 2016 ujar Kepala BPS Jawa Timur Teguh Pramono dikantornya, Kamis (17/1/2018) siang.
"Kecuali untuk bulan Agustus lebih tinggi 0,63 persen disusul September sebesar 0,54 persen, Oktober sebesar 1,86 persen, November sebesar 2,61 persen, dan Desember sebesar 2,39 persen," ujarnya.
Jika dilihat besarnya perubahan di tahun 2017, kenaikan NTP tertinggi terjadi pada bulan Agustus sebesar 1,43 persen karena indeks harga yang diterima petani pada bulan yang sama mengalami kenaikan sebesar 1,12 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan sebesar 0,31 persen.
Penurunan NTP terbesar terjadi pada bulan Februari sebesar 1,27 persen karena indeks yang diterima petani turun sebesar 0,68 persen sedangkan indeks yang dibayar petani naik 0,59 persen.
Nilai Tukar Petani adalah rasio indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani dinyatakan dalam persentase. Secara konsepsional NTP mengukur kemampuan tukar komoditas produk pertanian yang dihasilkan petani dengan barang atau jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga petani dan keperluan mereka dalam menghasilkan produk pertanian. Jika nilai NTP pada waktu tertentu lebih besar dari 100 persen, berarti kesejahteraan petani pada saat itu lebih baik dibandingkan dengan tahun dasar dan sebaliknya.arf
Editor : Redaksi