Surabaya Pagi, Surabaya - Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 mulai diumumkan pada Minggu (22/3/2020). Pengumuman dijadwalkan dua hari, hingga hari ini, Senin (23/3/2020). Sejumlah instansi dan lembaga telah mengumumkan hasil SKD CPNS. Namun, sebagian besar belum melakukannya.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur telah mengumumkann hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) rekruitmen Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim Formasi Tahun 2019. Informasi peserta lolos SKD CPNS 2019 Pemprov Jawa Timur diumumkan melalui laman http://bkd.jatimprov.go.id.
Pengumuman tersebut juga disampaikan pada Senin (23/3/2020) pagi melalui berbagai media sosial juga laman resmi BKD Jatim, salah satunya melalui akun Twitter @bkdjatim.
Dari seluruh peserta yang mengikuti tes SKD, sebanyak 4.778 peserta dinyatakan memenuhi nilai standar yang ditentukan dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya.
Ada beberapa pengumuman dari hasil seleksi CPNS 2019 Pemprov Jatim, yaitu :
Rekapitulasi Hasil Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Timur Formasi Tahun 2019, sesuai surat BKN Nomor: K26-30/D6500/III/20.01sebagaimana terlampir. Daftar Peserta P1TL Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Timur Formasi Tahun 2019, sesuai surat BKN Nomor: K26-30/D6500/III/20.01 sebagaimana terlampir. Daftar Peserta yang dinyatakan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (P/L) Pengadaan CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Timur Formasi Tahun 2019 sejumlah 4.778 orang sebagaimana terlampir. Hal penting yang perlu diketahui peserta adalah mereka yang maju ke tahapan ujian SKB. Sementara itu, untuk proses selanjutnya, yakni SKB akan diumumkan melalui laman resmi BKD Jawa Timur dan media sosial resmi di Twitter, Instagram, dan Facebook @bkdjatim. Tahapan berikutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang pelaksanaannya akan diumumkan kemudian.
Sebelumnya, SKB dijadwalkan mulai 25 Maret 2020. Akan tetapi, pelaksanaannya ditunda karena wabah virus corona yang merebak di sejumlah wilayah di Indonesia.
Editor : Redaksi