SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski kondisi pandemi covid-19 tak kunjung selesai dan jumlah yang terpapar virus menakutkan ini terus meningkat, hal itu tidak membuat para siswa di Lamongan berhenti berkarya.
Buktinya, siswa SMK Miftahul Ulum program keahlian Agrobisnis Tanaman Pangan Holtikultura (ATPH), Desa/Kecamatan Solokuro ini mampu menunjukan keseriusannya bercocok tanam akhirnya study praktek mereka menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Dan Rabu (29/4/2020) karya mereka menanam semangka dengan memanfaatkan lahan seluas 3000 m2 atau 0,3 hektar dipanen, dan istimewanya lagi panen semangka ini bersama H. Sholahuddin seorang petani sukses yang kini tengah mencalonkan menjadi bupati Lamongan.
Pria yang juga sebagai ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) ini, mengaku cukup senang dan bangga dengan siswa siswi dan jajaran dewan guru SMK Miftahul Ulum yang sudah mau menjalankan budaya menanam.
"Tanah kita adalah tanah surga, ditanami apa saja bisa tumbuh. Ini bukti anak-anak muda kita makin semangat untuk bertani. Insyaallah pangan di Indonesia tidak akan kekurangan, asalkan masyarakatnya bisa diberdayakan dengan baik," kata Kaji Sholah panggilan akrab pria yang terus bertani sampai sekarang meski berbagai jabatan ia sandangnya.
Semangat dan motivasi tinggi ini sudah diperlihatkan oleh siswa, meski dalam kondisi menimbah ilmu, dan Ilmu yang didapatkan langsung dipraktekan seperti saat ini adalah sesuatu yang luar biasa dan ini cukup menginspirasi.
"Ini benar-benar menginspirasi semoga hal yang demikian ini bisa dilakukan oleh siswa dan petani lainnya untuk terus berinovasi dalam bercocok tanam sebagai sumber kehidupan," harapnya.
Nur Salim konsultan pada SMK Miftahul Ulum ini menyebutkan, lahan laboratorium ini menempati lahan seluas 3000 m2, dengan populasi tanaman sebanyak 7000 pohon. Dimana satu pohon bisa menghasilkan buah semangka 5-7 kg.
Dimana saat ini kata Salim, panggilan akrab pria yang juga sebagai guru dan dosen Pondok Pesantren Sunan Drajat ini, harga semangka satu kilo nya ke petani Rp 5-6 ribu, dan untuk konsumen bisa sampai Rp 7 ribu. " Untuk tanaman semangka ini tergolong tidak butuh perawatan yang jlimet, dan hanya 58 hari sudah panen," katanya.jir
Editor : Redaksi