270 Karyawan Hotel Garden Palace Surabaya Demo

surabayapagi.com

Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan di tengah pandemi, terus menghantui sejumlah karyawan atau pekerja.

Terkena imbas wabah Corona, sebanyak 698 hotel yang tersebar di seluruh Indonesia terpaksa harus gulung tikar.

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

Karyawan hotel sebagian besar diminta untuk mengambil cuti tanpa bayaran.

Dikutip dari detik, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan perusahaan menerapkan cuti di luar tanggungan perusahaan, unpaid leave, cuti yang tidak dibayarkan.

Itu yang terjadi karena perusahaan tidak punya dana cash yang cukup.

Menambahkan Hariyadi, Sekjen PHRI Maulana Yusran membeberkan penutupan hotel yang berdampak pada gaji karyawan itu sebagian besar terjadi di Bali, Jawa Barat, DKI Jakarta, Manado, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Surabaya.

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

Ini yang membuat sebanyak 270 karyawan hotel Garden Palace Surabaya terlantar hingga membuat aksi di depan Loby Hotel untuk menuntut hak-nya. Tino Dwi Marjohan, Housekeeping salah satu karyawan mengatakan sebetulnya simpel kok cuman HAK karyawan terpenuhi.

"Setelah kita menuntut hak kita kok malah kita diberikan surat Perjanjian Kerjasama dan disuruh tandantangan. Ya kita tidak mau" ujarnya. "Jika kita menandatangani surat tersebut kita akan di PHK dan hak-hak kita dicicil, ini yang membuat kita keberatan" kata Tino.

Sementara Sintia Tara (24) pastry mengeluhkan yang terjadi saat ini. Beliau tidak tau apa yang harus dilakukan saat ini.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

"Saya bingung harus ngapain setelah ini, pandangan saya saat ini cuman ingin berdagang untuk memenuhi kebutuhan di tengah pandemi covid-19 yang tak kunjung selsai" tutupnya.

Sementara pihak management hotel Garden Palace Surabaya tak menghadiri panggilannya di Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, Surabaya hingga berita ini diterbitkan.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru