SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Usai pemberitaan wali kota Surabaya Tri Rismaharini yang marah-marah lantaran mobil PCR bantuan dari Badan Nasioanl Penanggulangan Bencana (BNPB) dialihkan Pemprov Jatim dari Surabaya ke Lamongan dan Tulungagung, pemerintah kota Surabaya berencana membeli mobil yang mampu melakukan tes swab dan memiliki laboratorium polymerase chain reaction (PCR).
Hal tersebut diutarakan oleh wakil wali kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.
Baca juga: Pemkot Surabaya Lakukan Skrining Kesehatan sebagai Langkah Antisipasi Super Flu
“Nanti saya usulkan ke bu Wali Kota (Tri Rismaharini) untuk beli sendiri. Kita bisa kok,” ujar Whisnu di Surabaya, Minggu (31/5).
Baca juga: Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Perketat Keamanan dan Keselamatan Wisata
Whisnu masih belum merinci kapan akan merealisasikan hal tersebut. Jumlah mobil yang akan dibeli pun belum dia paparkan.
Whisnu hanya menjelaskan bahwa kini sudah tak ada lagi yang perlu diperdebatkan ihwal polemik mobil bantuan dari BNPB. Menurutnya, meski tidak dipakai oleh Pemkot Surabaya, mobil tersebut tetap digunakan Pemprov Jatim untuk kepentingan masyarakat secara umum.
Baca juga: Gelar Charity For Sumatera, Pemkot Surabaya Berhasil Kumpulkan Donasi Rp 3,5 Miliar dalam Semalam
"Tapi memang perlu koordinasi yang lebih intensif. Apa susahnya ketika mobil dalam perjalanan konfirmasi dulu ke pemkot kalau akan dipakai di tempat lain, jangan mobil tiba-tiba dibelokkan," katanya.
Editor : Moch Ilham