SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Puskesmas Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo bakal ditutup. Itu menyusul adanya Tenaga Kesehatan (Nakes) dinyatakan positif Covid-19. Rencananya puskesmas akan ditutup pada Minggu 23/08/2020.
Rencana penutupan Puskesmas Glagah di Kecamatan Pakuniran itu, dibenarkan oleh Camat pakuniran, Hari Pribadi. Hari membenarkan adanya penutupan Puskesmas. “Penutupan masih akan dilakukan besok, Minggu (23/8/2020). Itu hanya ruang gawat darurat (IGD) dan ruang rawat inap saja,” ujar Hari saat dikonfirmasi melalui jaringan seluler.
Baca juga: Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah
Menurut hari, penyebab penutupan Puskesmas Glagah dikarenakan adanya petugas kesehatan yang terjangkit virus Covid-19. Sehingga jika ingin berobat segera beralih ke puskesmas atau rumah sakit terdekat hingga ada pemberitahuan normalisasi di Puskesmas Glagah.
Baca juga: Jelang Idul Fitri, Produksi Lokal Lampu Hias Pipa PVC di Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara
“Ada satu petugas medis di sana yang dipastikan positif Covid-19. Kebetulan di Puskesmas Glagah tidak ada pasien, kemungkinan kosong sehingga tidak ada warga yang dipindahkan ke perawatannya. Selama penutupan di Puskesmas Glagah, kalau masyarakat mau berobat bisa langsung ke puskesmas terdekat saja. Seperti Puskesmas Pakuniran atau Puskesmas Bago, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.
Baca juga: Air Terjun Guyangan, Wisata ‘Waterfall’ Eksotis dengan Ketinggian Air Terjun hingga 80 Meter
Sebelumnya, penutupan layanan kesehatan telah dilakukan di dua tempat berbeda oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Yakni di Puskesmas Maron dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dsy3
Editor : Redaksi