SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama jajaran pengurus PCNU usai melakukan kunjungan silaturahim dengan ormas terbesar di Lamongan ini.
Kehadiran Kapolres disambut hangat jajaran Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan, Syahrul Munir, beserta jajaran pengurus.
Silaturahim tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan sinergi, antara Polri dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Lamongan.
Katib Syuriyah PCNU Lamongan, KH. Ma'shum Lutfillah menyampaikan bahwa sinergi antara ulama, tokoh agama, umara, dan pemerintah menjadi hal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
"Ketika dua kelompok atau dua unsur ini bisa bersinergi, insyaallah masyarakat akan menjadi lebih baik dan tentu menjadi aman, tenteram dan sejahtera, sebagaimana ungkapan dalam bahasa Jawa, gemah ripah loh jinawi," ungkapnya.
Diakhiri sambutanya, Katib Syuriyah juga berharap ini bukan menjadi pertemuan yang pertama sekaligus kerja sama yang pertama. Ke depan, semoga komunikasi dan sinergi ini terus terjalin, khususnya dalam berbagai hal untuk Kabupaten Lamongan, sehingga Lamongan dapat menjadi daerah yang semakin baik dan masyarakatnya semakin sejahtera.
Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan Syahrul Munir mengatakan, PCNU Lamongan menyambut baik kunjungan Kapolres sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami menyambut baik silaturahmi Kapolres Lamongan ke PCNU. Sinergi antara ulama, masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Lamongan. NU tentu siap bersinergi dalam menjaga kerukunan, keamanan dan ketenteraman masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dan organisasi keagamaan, menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Gus Syahrul lalu mencontohkan adanya gerai yang menjual minuman keras, dan ditawarkan dan dijual secara bebas di media sosial. "Tentu yang demikian ini sangat meresahkan dan perlu action dari Polres, agar tujuan Kamtibmas tercapai," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama menyampaikan bahwa silaturahim dengan PCNU merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat, dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan.
“Kami ingin membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan PCNU Lamongan. Kami berharap bersama-sama bisa menjaga situasi Kamtibmas. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan dan kolaborasi dengan ulama serta seluruh elemen masyarakat sangat kami butuhkan,” kata Kapolres.
Usai shalat, Kapolres mendapatkan cinderamata dan diakhiri dengan berfoto bersama bersama jajaran pengurus PCNU Lamongan.jir
Editor : Redaksi