SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Pemerintah kabupaten Sidoarjo kembali meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019. Penghargaan dari Menteri Keuangan RI tersebut diberikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono, Senin, (19/10/2020), di Ballroom Grand City Surabaya.
Sidoarjo tercatat tujuh kali berturut-turut meraih opini WTP. LKPD tahun 2019 setelah dilakukan pemeriksaan oleh BPK kantor perwakilan Jawa Timur hasilnya tidak tidak ada temuan. Berdasarkan audit tersebut Sidoarjo dinilai sangat baik.
Baca juga: Tekan Inflasi, Pemprov Jatim Kembali Gelar Pasar Murah di Surabaya
Penjabat (Pj) Bupati Hudiyono menyampaikan untuk mempertahankan predikat opini WTP selama tujuh kali berturut-turut tidak mudah. Sidoarjo sangat baik dalam laporan keuangannya.
"Ini sebuah prestasi bagi Sidoarjo, karena mampu mempertahankan WTP selama tujuh kali berturut-turut", kata Hudiyono.
Ada empat indikator yang jadi faktor penentu mendapat sebuah daerah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penentu pertama untuk bisa meraih WTP harus didasarkan pada kesesuain dengan indikator tersebut.
Kemudian yang kedua, informasi di laporan keuangan harus jelas dan detail. Dan ketiga, BPK akan melihat adanya sistem pengendalian internal dari kementerian terkait. Sebab, penyusunan laporan keuangan perlu penyusun tim yang mampu mengamankan aset-aset pemerintahan.
Baca juga: Diduga Gegara Musim Kawin, Penampakan Buaya Kerap Muncul di Sidoarjo
Selanjutnya yang terakhir, pelaksanaan anggaran harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sg
Baca juga: Camat Balongbendo Tegaskan Biaya PTSL Rp 150 Ribu, Pihak Desa Harap Memperhatikan
Editor : Mariana Setiawati