Terpapar Covid-19, Dua OPD di Blitar Ditutup Sementara

surabayapagi.com
Dishub Pemkab Blitar, salah satu OPD yang ditutup sementara karena Covid-19. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akibat wabah Covid-19 yang masih tinggi di Kabupaten Blitar membuat dua kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Blitar ditutup sementara. Penutupan tersebut dikarenakan adanya beberapa pegawai dan keluarga pegawai yang positif Covid-19.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, penutupan sementara kedua kantor itu karena ada beberapa petugas mereka yang positif Corona.

Baca juga: Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

"Disperindag itu ada empat. Lalu Dishub satu tapi menulari dua anggota keluarganya," tutur Krisna, Kamis (10/12/2020).

Dua kantor OPD yang ditutup yakni Dishub Pemkab Blitar di Jalan Raya Srengat, dan Disperindag yang berlokasi di Jalan Tanjung, Kota Blitar.

Satgas pun melakukan tracing dan testing meluas ke beberapa OPD lain. Karena untuk paparan di Disperindag, diduga setelah satu pegawainya kontak erat dengan ASN dari OPD lain yang terkonfirmasi positif lebih dahulu.

Baca juga: Toko Bangunan di Blitar Dilahap Si Jago Merah, PMK Kerahkan 7 Mobil Damkar Blitar dan Tulungagung 

Krisna juga menambahkan, pihaknya merekomendasikan agar aktivitas perkantoran ditutup dulu sementara waktu. Sambil menunggu hasil testing keluar, penyemprotan disinfektan akan massif dilakukan di setiap bagian dan sudut ruangan.

"Kantor dishub ditutup mulai hari ini, Kamis (10/12/2020) hingga Minggu (13/12/2020). Sementara untuk Disperindag sudah dilakukan penutupan sejak hari Senin kemarin, dan mulai buka hari ini," jelasnya.

Baca juga: Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Dalam sepekan terakhir, tambahan kasus Covid-19 rata-rata 10 orang per hari. Bahkan Krisna menyatakan, Kabupaten Blitar akan kembali masuk zona merah. Ini karena pihaknya massif melakukan tes swab bagi semua kontak erat dengan pasien positif Corona. Dsy8

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru