Macet, Mogok dan Banjir Sudah Menjadi Budaya Kota Sidoarjo

surabayapagi.com
Kawasan industri di Jl. Brigjend Katamso banjir karena hujan tak kunjung usai . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Musim hujan tak kunjung usai. Banjir yang melanda jalanan pun semakin menjadi-jadi. Turunnya hujan memang tidak bisa diprediksi. Namun, banjir yang terjadi berhari-hari harusnya bisa diantisipasi.

Jl. Brigjend Katamso, Waru, Sidoarjo menjadi korban sekaligus saksi dari genangan air selama berhari-hari yang seakan sungkan untuk surut. Ditambah lagi, kondisi jalanan yang banyak sekali kerusakan hingga menyebabkan kecelakaan.

Hujan yang turun dari siang hingga sore hari menyebabkan kawasan industri di Jl. Brigjend Katamso ini tenggelam. Tidak hanya itu, sudah tidak terhitung berapa jumlah kendaraan yang mogok dikarenakan genangan air yang cukup dalam.

Lalu lintas yang seharusnya berjalan lancar seperti sebelum-sebelumnya, terpantau sangat padat di sepanjang kawasan industri. Mengingat kawasan industri adalah area beroperasinya truk bermuatan besar serta jalan keluar-masuk tol Rungkut.

"Parah sih mas jalanan di sekitar sini. Banjirnya dalem banget. Motor saya jadi mogok karena knalpotnya kemasukan air," ujar Hendra bersamaan dengan memperbaiki motornya.Kamis (07/1)

IMG_6324

Tidak hanya hendra, terlihat ada sepasang suami-istri yang terpaksa berhenti di trotoar kawasan industri karena mesin motor yang tiba-tiba mati. "Tiba-tiba mati mas motor saya. Awalnya gas nya menurun, terus langsung mati. Kayaknya mesinnya terlalu dingin karena kemasukan air," ujar Cipto, suami dari pasangan tersebut.

Tepat dibelakang Cipto, ada peristiwa yang sangat miris terjadi. Driver ojek online mengeluh akan dalamnya banjir hingga menyebabkan kendaraannya bermasalah. "Saya sedang kerja mas. Ini mau ke arah bundaran Cendrawasih (salah satu nama jalan), sudah ditunggu sama customer tapi tiba-tiba mogok. Susah banget mas mau cari rezeki," ungkap keluh kesah driver gojek itu pada Wartawan Surabaya Pagi saat bertemu di lapangan.

IMG_6337

Tidak kalah mirisnya, truk bermuatan sedang juga mengalami kendala saat melintasi jalanan di kawasan industri itu. Ada pengatur jalan yang berusaha membantu supir truk agar truk segera jalan dan tidak menyebabkan kemacetan. Saking parahnya, truck tersebut sampai mengeluarkan asap dari bagian bawahnya.

"Sudah biasa mas kayak gini. Macet dan mogok karena banjir sudah budaya setiap tahunnya," ungkap pengatur jalan di pintu masuk kawasan industri.

Kemacetan terjadi, disebabkan oleh laju kendaraan yang melemah akibat genangan air yang terlalu dalam. Selain itu, mogoknya beberapa kendaraan juga menghambat kondusifnya jalanan. mbi

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB
Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB
Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB
Berita Terbaru