SURABAYAPAGI,Surabaya - Perusahaan pelayaran PT Tanto Intim Line menargetkan di tahun 2021 akan memperluas rute pelayaran baru hingga mencakup 34 provinsi yang ada di Indonesia.
Saat ini, kurang lebih telah ada 29 cabang yang telah dimiliki perusahaan di bawah asuhan Herman Hartanto.
"Target tahun ini di usia emasnya, PT Tanto akan punya bendera baru di seluruh provinsi yang ada di Indonesia," kata Chief of corporate affairs PT Tanto Stenvens H. Lesawengen, Kemarin.
Perusahaan yang berdiri sejak 1 April 1971, kini telah memiliki kurang lebih 50 kapal petikemas serta beroperasi di 32 pelabuhan yang ada di seluruh Indonesia.
Guna mencapai target tersebut, Founder Tanto Intim Line Herman Hartanto menegaskan pentingnya sinergitas antar seluruh stakeholders baik swasta maupun pemerintah.
"Kami berupaya membangun relasi sebanyak mungkin. Semuanya merupakan partner yang baik dan mendukung kemajuan kami. Jika sekarang kami meraih kesuksesan, maka itu juga karena dorongan dari mitra kerja kami," kata Herman Hartanto.
Tak hanya itu, upaya membantu pemerintah dalam memajukan program tol laut pun dilakukan. Salah satunya adalah melalui jasa pelayaran berbasis kontainer.
"Sejauh ini, kami beroperasi di 32 pelabuhan di Indonesia dengan puluhan ribu kontainer yang kami miliki. Kegiatan transportasi dan angkutan barang dapat dilaksanakan dengan baik," katanya
Selain perluasan rute, Tanto Intim Line juga mengembangkan teknologi untuk memaksimalkan pelayanan. Salh satunya adalah melaluo SMS Release Order (RO) dan Sistem Informasi Kontainer Online.
Melalui SMS RO, pelayanan akan lebih fleksibel sekaligus menghemat waktu serta uang dalam pengurusan dokumen.
"Tahun lalu, ada aplikasi baru yang diciptakan Yakni, Tanto Link atau T-Link. Aplikasi tersebut dapat mempermudah pekerjaan customer dalam berbagai hal. Mulai dari pengecekan jadwal kapal secara real time, booking kontainer, hingga tracking container," ucapnya
Diharapkan dengan adanya T-Link, customer bisa melakukan monitoring pergerakan kontainer dengan mudah.sem
Editor : Mariana Setiawati