SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan kinerja arus petikemas pada April tahun ini mengalami peningkatan 3,3 persen bila dibandingan dengan bulan sebelumnya untuk tahun yang sama.
Corporate Communications PT. Petikemas Surabaya, Retno Utami menjelaskan, pertumbuhan arus petikemas tersebut akibat adanya pemberlakuan layanan yang diberikan oleh TPS.
Baca juga: Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo
"Peningkatan yang positif ini terjadi karena berbagai upaya peningkatan pelayanan dan fasilitas dilakukan oleh TPS, mulai dari pemeberian term of payment (TOP), diskon kapal transhipment tol laut, hingga pemberian diskon 20 persen untuk layanan Verified Gross Mass (VGM)," kata Retno Utami, Rabu (19/05/2021).
Adapun jumlah arus petikemas di TPS pada April 2021 mencapai 131.235 teus. Sementara di bulan sebelumnya jumlah arus petikemas hanya mencapai 127.123 teus. Secara akumulasi, jumlah arus petikemas sejak Januari 2021 hingga April 2021 mencapai 486.732 teus.
Tahun 2020, jumlah arus petikemas pada kwartal I yakni dari bulan Januari hingga Maret mencapai 331.129 teus.
Baca juga: Jadi Sorotan! Kucing Berkostum Open Donasi di Jalan Tunjungan Terlihat Lemas
"Sejauh ini sudah mulai membaik bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ucapnya
Dari arus petikemas kata Retno, masih didominasi oleh arus petikemas internasional. Untuk arus petikemas internasional hingga April 2021 mencapai 452.175 teus. Sementara arus petikemas domestik berada di angka 34.557 teus.
Untuk negara yang menjadi tujuan eksport selain Amerika ada pula negara lain di wilayah Asia. Beberapa diantaranya adalah Malaysia, Singapore, Jepang, Filipina, Hong Kong, India dan Thailand
Baca juga: Diduga Kompor Menyala dan Ditinggal, 4 Warung di Jemur Andayani Ludes Terbakar
Sementara untuk negara pengimport sejauh ini masih dipegang oleh negeri tirai bambu, Cina. "Memang Cina menjadi negara yang rutin mengirimkan barang ke Indonesia," aku Retno
Untuk komuditas barang yang dikirim pun beragam. Mulai dari bahan pangan hingga barang-barang yang dipergunakan untuk dunia industri. Sem
Editor : Redaksi