Gubernur Khofifah Ajak Fokus Gotong Royong Mitigasi Bencana

surabayapagi.com
La Nina diprediksi melanda Indonesia Oktober hingga Februari 2022.SP/IST

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Seluruh masyarakat termasuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/ Kelurahan diajak  memfokuskan gotong royong pada mitigasi bencana dan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Hal ini diucapkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Gubernur Khofifah mengatakan mitigasi bencana perlu dilakukan karena BMKG menyampaikan peringatan dini fenomena La Nina yang diprediksi terjadi di penghujung 2021.

“Fenomena La Nina tersebut akan memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, dan cuaca ekstrem,” kata Khofifah, Senin (1/11).

Mitigasi bencana menurutnya bisa dilakukan dengan memperhatikan got atau sungai di sekitar untuk menghindari penyunbatan akibat sampah dan pendangkalan.

"Maka prioritaskan gotong-royong kita adalah untuk melakukan pembersihan sampah, melakukan normalisasi sungai sederhana, dan berbagai upaya yang bisa dilakukan di lingkungan kita masing-masing,” ujar Khofifah,

Kesiapsiagaan ini, lanjutnya, penting dilakukan karena setiap terjadi bencana baik alam maupun non alam, akan berdampak pada kemiskinan. Khofifah juga minta masyarakat memfokuskan gotong royong pada pengentasan kemiskinan ekstrem. Yaitu kondisi dimana kesejahteraan masyarakat berada di bawah garis kemiskinan.

Tahun ini, kata Khofifah, ada lima daerah yang menjafi pilot project pengentasan kemiskinan ekstrem di Jatim, yaknj Bangkalan, Sumenep, Probolinggo, Bojonegoro, dan Lamongan. Dari masing-masinhkabupaten nantinya prohram pengentasan kemiskinan ekstrem fokus pada lima kecamatan, dan masing-masing kecamatan fokus pada lima desa.

"Jadi kepada lima kabupaten di Jatim yang menjadi pilot project atau percontohan program nasional percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, mohon kita fokus pada gotong royong untuk bisa mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.sb1/na

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru