Lulusan Baru dari Universitas Ternama Singapura pun Sulit Cari Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di Singapura, sebagian lulusan baru dari Universitas ternama pun sulit mencari kerja. Susahnya mencari pekerjaan bagi lulusan baru atau Fresh graduate nampaknya terjadi hampir di setiap negara.

Dikutip Selasa (28/7/2026), sulitnya mencari pekerjaan juga dialami Ho, pria berusia 25 tahun yang merupakan lulusan terbaik di angkatannya dari sebuah universitas di Singapura. Meski telah menyelesaikan empat program magang, termasuk di DBS Bank, menghadiri sekitar 10 bursa kerja dan acara networking, serta mengirim lebih dari 300 lamaran, ia belum juga berhasil memperoleh pekerjaan penuh waktu di sektor keuangan.

Dari ratusan lamaran yang dikirim, Ho hanya mendapat respons dari sekitar 10 perusahaan dan berhasil mencapai tahap wawancara akhir sebanyak lima kali. Namun, seluruh proses tersebut belum berujung pada tawaran kerja.

Berbeda dengan Ho, seorang lulusan farmasi berusia 24 tahun yang meminta namanya disamarkan menjadi Ong justru mengalami proses yang jauh lebih mudah.

Di mana ia mulai melamar posisi pelatihan pra-registrasi, yang merupakan syarat wajib sebelum memperoleh izin praktik. Selain menghadiri acara rekrutmen yang diselenggarakan universitasnya, ia hampir tidak melakukan upaya lain.

Semua rumah sakit yang ia lamar memberikan tawaran kerja kepadanya. Banyak teman seangkatannya juga menerima tawaran kerja pada hari yang sama dengan wawancara, bahkan beberapa langsung mendapat penawaran saat wawancara berlangsung.

Pengalaman Ho dan Ong mencerminkan dua realitas yang sangat berbeda yang dihadapi para lulusan baru. Sebagian harus mengirim ratusan lamaran hanya untuk diabaikan, digantung tanpa kepastian, atau ditolak. Sementara yang lain menggambarkan proses mencari kerja sebagai sesuatu yang hampir mulus dan tanpa hambatan.

Perbedaan tersebut mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja di mana lowongan memang tersedia, tetapi tidak selalu berada di sektor yang menjadi incaran banyak lulusan.

Data Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MOM) menunjukkan setiap tahunnya, sekitar 25.000 hingga 30.000 lulusan sarjana memasuki dunia kerja. Sementara itu, jumlah lowongan entry level tetap relatif stabil, yakni lebih dari 32.000 posisi dalam beberapa kuartal terakhir.

Beberapa industri secara konsisten menawarkan jauh lebih banyak peluang kerja entry level dibandingkan sektor lainnya. Industri tersebut antara lain administrasi publik dan pendidikan, layanan kesehatan dan sosial, serta sektor konstruksi dan manufaktur yang banyak membutuhkan tenaga teknik dan quantity surveyor.

Sektor yang paling ramah bagi lulusan baru adalah administrasi publik dan pendidikan, serta layanan kesehatan dan sosial. Di sektor-sektor tersebut, lebih dari separuh lowongan cocok untuk pelamar yang memiliki sedikit atau bahkan belum memiliki pengalaman kerja.

Sementara itu, sektor manufaktur, konstruksi, transportasi dan pergudangan, jasa makanan dan minuman, serta layanan administrasi dan pendukung juga menawarkan peluang yang cukup besar, dengan lebih dari empat dari setiap 10 lowongan terbuka bagi pelamar entry-level.

Di sisi lain, sektor informasi dan komunikasi, serta jasa keuangan dan asuransi merupakan dua industri yang paling banyak diminati lulusan baru karena menawarkan gaji awal yang lebih tinggi, fasilitas yang menarik, dan prospek karier yang baik. stn, dna

Berita Terbaru

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Jember, Nawacita - Bupati Jember, Gus Fawait, memilih merespons santai perihal dukungan naik ke level provinsi oleh sejumlah kepala Desa di Madura saat event…

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri food and beverage (F&B) dan hospitality di Jawa Timur menjadi sasaran perluasan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Untuk …

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM – PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur mengungkap besarnya kebutuhan anggaran untuk membenahi tata kelola sekaligus mengoptimalkan aset-aset l…

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM,Surabaya. Terdakwa Raditya Mohammer Khadaffi mengajukan eksepsi atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya dalam…

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pasar konstruksi dan industri bahan bangunan di Jawa Timur kembali menjadi perhatian melalui penyelenggaraan IndoBuildTech Expo S…

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam…