LMR RI Komda Sumenep Soroti Anggaran Covid-19 Tak Jelas Sampai Lambatnya Pencairan PAK di Sumenep

surabayapagi.com
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep. SP/Ainur Rahman

 SURABAYAPAGI, Sumenep - Lambatnya pencairan program Anggaran Kerja (PAK) di Kabupaten Sumenep menjadi atensi khusus bagi dinas di lingkungan Kabupaten  setempat, bahkan banyaknya pekerjaan yang lambat akibat belum dicairkannya dana tersebut.

Anggota LMR RI Komda Sumenep, Amiruddin menyoal tidak jelasnya dana anggaran covid-19 dan lambatnya pencairan program anggaran kerja (PAK) di Kabupaten  Sumenep.

"Lambatnya pencairan Program Kerja Anggaran (PAK) jelas menghambat kerja dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep," katanya kepada Surabaya pagi, Rabu (10/11)

Apalagi, kata Mirud sapaan akrabnya, banyaknya anggaran yang tidak jelas fungsinya kemana, seperti anggaran Covid-19, hal ini perlu adanya pengkajian serius oleh teman-teman LSM dan media.

"Perlu adanya aspirasi dan keterbukaan publik mengenai dana anggaran yang dianggap gak jelas, sebab setiap anggaran di lingkungan pemerintah dipotong untuk dana covid,” ujarnya. 

Ia mengaku khawatir karena takutnya hal ini dijadikan kesempatan untuk  mengalihfungsikan dana ke anggaran yang lain. Sebab kata dia, dalam situasi yang mencekik ini, para pemborong dan broker proyek menjerit karena pemangkasan dana anggaran. 

"Semua mengeluh, para birokrasi mengeluh, mereka yang bekerja dengan menggunakan anggaran pemerintah juga mengeluh, kita ini butuh solusi dari peristiwa yang mencekik ini,” ungkapnya.

Dikatakan Mirud, jika pemerintah bermain-main dengan dana anggaran yang seharusnya disalurkan untuk pekerjaan, namun dialihfungsikan untuk kegiatan yang lain, maka tunggulah reaksi mereka yang menjerit. 

"Saya hanya berharap pemerintah lebih proaktif membangun kesejahteraan perekonomian, di tengah pandemi covid-19, jangan hanya menekan kebijakan saja," tudingnya.

Persoalan serius masyarakat sekarang adalah ketergantungan kepada pemerintah dalam sektor perekonomian. ”Makanya saya akan bidik persoalan ini,” tudingnya.

"Kita hanya ingin membantu pemerintah dalam menjalankan program kemasyarakatan khususnya pada saat pandemi dan PPKM berlangsung,” pungkasnya. ( Ar)

 

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru