SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menyusul adanya pengerjaan pembangunan persilangan saluran air (drainase) proyek jalan tol oleh pelaksana proyek, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur, memutuskan untuk melakukan penutupan sebagian Jalan Kawi. Dimana, untuk penutupan untuk proyek jalan Tol Kediri-Tulungagung tersebut dilakukan selama tiga pekan, mulai Selasa (05/05/2026) hingga 26 Mei 2026.
Adanya proyek pembangunan drainase tersebut terus dikebut guna mencegah banjir di lingkungan sekitar jalan tol. Sedangkan terkait penutupan tersebut juga dilakukan atas pengajuan pihak pelaksana pembangunan jalan tol untuk memberikan keamanan dan kenyamanan selama proses pengerjaan berlangsung.
“Pembangunan crossing ini krusial untuk mencegah banjir di lingkungan sekitar. Saluran ini nantinya mengalirkan air menuju pembuangan ke sisi timur (Sungai Brantas),” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin di Kota Kediri, Kamis (07/06/2026).
Kendati dilakukan penutupan, di Jalan Kawi Kota Kediri tersebut kegiatan penutupan tidak ditutup total. Proses penutupan hanya berlaku di titik lokasi proyek dengan panjang sekitar 50 meter. Masyarakat yang tinggal di area sekitar tetap bisa memanfaatkan akses jalan lingkungan untuk beraktivitas. Sementara untuk kendaraan besar dan angkutan berat dipastikan tidak terkendala dan tetap melintas di rute semula.
Pihaknya juga menyampaikan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dengan kegiatan tersebut. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan serta tetap berhati-hati selama berkendara. "Kami berharap masyarakat bisa memaklumi karena proyek ini bertujuan untuk kepentingan bersama, terutama mengatasi masalah banjir. Kami juga berupaya agar pengerjaan dapat segera selesai sehingga jalan dapat kembali dibuka,” kata Cholis. kd-01/dsy
Editor : Redaksi