Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual sapi di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. SP/ NGW
Ilustrasi. Penjual sapi di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum berkah tersendiri bagi para peternak dan penjual hewan kurban terutama sapi di Kabupaten Ngawi yang saat ini mulai mengalami peningkatan hampir tiga minggu terakhir dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, banyak pembeli yang mayoritas memilih membeli lebih awal untuk memastikan mendapatkan sapi dengan kondisi terbaik.

“Kalau dibanding tahun lalu, permintaan naik sekitar 10 sampai 15 persen. Bahkan sekarang sudah banyak yang pesan jauh-jauh hari,” ujar Syaiful Irsyad, pemilik peternakan sapi di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Rabu (06/05/2026).

Di peternakannya, terdapat ratusan ekor sapi dari berbagai jenis, seperti limosin, pegon, simental, hingga peranakan ongole (PO). Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp21 juta untuk ukuran standar hingga Rp60 juta untuk sapi kelas super jumbo dengan bobot sekitar 800 kilogram.

“Untuk yang bobotnya bisa sampai satu ton, biasanya ada harga khusus sesuai permintaan pembeli,” tambahnya.

Dari total sekitar 350 ekor sapi yang dimiliki, sebanyak 75 persen di antaranya telah dipesan oleh pembeli. Menariknya, pemesanan tidak hanya datang dari wilayah Ngawi, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
 
Sementara itu, sapi hasil peternakan ini juga pernah dipercaya untuk kebutuhan kurban pejabat negara. Pada tahun 2025, sapi dari peternakan tersebut dipesan oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta Menteri Sekretaris Negara untuk kurban di wilayah Kabupaten Ngawi. Sehingga, meningkatnya permintaan ini menjadi angin segar bagi para peternak, sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. ng-02/dsy

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…