Ini Dia 4 Hal yang Harus Milenial Ketahui Sebelum Investasi Properti!

surabayapagi.com

Properti sejak lama juga dikenal sebagai instrumen investasi Jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya seperti saham ataupun deposito, investasi properti dinilai minim resiko dan lebih menjanjikan.

 

Investasi properti bisa dilakukan oleh siapa saja tidak terpaku hanya di kalangan usia tertantu, termasuk mereka kalangan milenial. Usia milenial yang tergolong masih muda dan produktif membuat mereka sangat layak menjadi investor.

 

Apalagi saat ini banyak produk hunian yang ditawarkan dengan berbagai promo menarik yang ditawarkan pemerintah maupun developer, sehingga membuat investasi di bidang hunian pun menjadi semakin mudah dilakukan. 

 

Harga tanah yang kian melambung di Jakarta membuat sejumlah kawasan Jabodetabek menarik untuk dilirik, sebut saja rumah dijual di Depok yang juga kian menjadi incaran. Diprediksi potensi investasi di Depok, akan semakin cerah karena mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, yaitu di 2019 dan 2020 pencarian iklan rumah di Depok meningkat hampir 50%. Dengan rincian sebanyak 12.391 di tahun 2019, kemudian bertambah menjadi 23.139 di tahun 2020.

 

Berdasarkan data dari portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70% generasi milenial mengaku lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial tersebut berkisar antara 25 hingga 41 tahun. Data tersebut mengindikasikan ketertarikan milenial terhadap rumah.

 

Namun tidak dapat dipungkiri pula kalau minat terhadap apartemen tidak kalah tinggi. Dilihat dari minat pembelian apartemen juga setiap bulannya terus merangkak tinggi, contohnya berdasarkan data  portal properti Lamudi.co.id, pada kuartal I 2021 minat mencari iklan jual apartemen di berbagai wilayah di Indonesia meningkat sebesar 14,69% jika dibandingkan dengan kuartal IV 2020.

 

Investasi properti baik rumah maupun apartemen sama-sama menarik, tapi milenial harus tahu dulu 4 hal penting ini sebelum berinvestasi ya!

 

Pilih Lokasi Strategis

 

Lokasi memiliki perananan yang sangat penting dalam bisnis ini, jadi pilihlah lokasi hunian yang strategis, seperti dekat dengan area perkantoran, rumah sakit, pusat pendidikan, pusat perbelanjaan dan lain-lain. Semakin strategis lokasi rumah yang ingin dibeli, potensi untuk dijual atau disewa akan semakin besar. Di kawasan Jabodetabek banyak terdapat rumah dan apartemen baru misalnya Serpong Garden Apartment di Tangerang yang dipasarkan mulai dari harga Rp 300 juta.

 

Buat Skema Perhitungan Harga Sewa

 

Tentukan harga jual atau sewa sewajarnya, jangan mematok harga jual atau sewa yang terlalu tinggi dan jangan pula memasang harga jual terlalu murah. Sebenarnya, ada beberapa cara menentukan harga jual rumah maupun apartemen, seperti berdasarkan harga pasaran di kawasan sekitar.

 

Perhatikan Status Lahan

Ada beragam status hak pada tanah, mulai dari SHM (Sertifikat Hak Milik), HGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan), HGU (Sertifikat Hak Guna Usaha) dan lain-lain. Dengan membeli rumah maka Anda akan memperoleh SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sertifikat kepemilikan tertinggi secara hukum. Sangat penting untuk mengetahui status lahan hunian yang kelak Anda investasikan.

Terdapat Area Komersil di Sekitar

Sebelum memilih hunian baik untuk investasi, salah satu hal yang harus Anda perhatikan adalah fasilitas sekitar dan kawasannya. Hal ini berkaitan dengan faktor pemenuhan kebutuhan sehari-hari Anda. Seperti dekat dengan pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, rumah ibadah hingga pusat bisnis dan perkantoran. Keberadaannya tentunya hal dasar yang Anda butuhkan sebagai jaminan kehidupan yang layak, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan bisnis.

 

 

 

Editor : Lordna Putri

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru