Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Amien saat menjadi pejabat di Dinas Satpol PP Gresik. SP/Maidid
Muhammad Amien saat menjadi pejabat di Dinas Satpol PP Gresik. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Polemik video kritik terkait banjir di Terminal Bunder yang sempat ramai di media sosial akhirnya berujung klarifikasi. Muhammad Amien, pensiunan ASN Pemkab Gresik, menyampaikan permintaan maaf setelah menyadari pernyataannya tidak tepat sasaran.

Sebelumnya, Amien mengunggah video berisi kritik keras terhadap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik, Khusaini. Dalam video tersebut, ia menyoroti persoalan banjir di kawasan terminal dengan nada yang dinilai menyudutkan, bahkan disertai sindiran.

Namun, belakangan diketahui bahwa Terminal Bunder tidak berada dalam kewenangan Pemkab Gresik. Pengelolaannya berada di bawah Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Fakta ini memicu tanggapan dari berbagai pihak yang menilai kritik tersebut tidak didasari pemahaman yang utuh mengenai struktur kewenangan pemerintahan.

Sorotan publik semakin menguat mengingat latar belakang Amien sebagai mantan pejabat eselon IIIB. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) pada Dinas  Satpol PP Gresik, sehingga dinilai memiliki pemahaman terkait pembagian kewenangan antarinstansi.

Seorang ASN yang pernah bekerja bersamanya menilai bahwa kritik dalam ruang publik seharusnya disampaikan secara tepat dan berbasis data. Menurutnya, kesalahan dalam menyampaikan kritik dapat berdampak pada persepsi masyarakat terhadap institusi.

“Kritik itu penting dalam demokrasi, tetapi harus didukung data dan pemahaman yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.

Di sisi lain, Khusaini yang saat ini menjabat sebagai Kadishub Gresik sebelumnya diketahui pernah memimpin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Gresik.

Menyadari kekeliruannya, Amien kemudian mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Gresik untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Ia mengakui kesalahannya dan menyesali pernyataan yang telah tersebar di media sosial.

“Saya merasa bersalah dan memohon maaf atas pernyataan yang saya sampaikan,” ungkapnya, Selasa (17/3/2026).

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat harus diiringi tanggung jawab. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, ketepatan data dan pemahaman menjadi kunci agar kritik yang disampaikan tidak justru menimbulkan disinformasi di tengah masyarakat. did

Berita Terbaru

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota setempat mencatat adanya tren kenaikan Pendapatan Asli…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti upaya memperkuat karakter generasi muda Hindu sekaligus melestarikan sastra, seni, dan budaya keagamaan Hindu yang…

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk memangkas rantai birokrasi, menghilangkan subjektivitas, serta memastikan penyaluran bantuan…