PPKM Level 3 Nataru Batal, Jatim Bakal Gelar Rakor Lanjutan

surabayapagi.com
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. SP/IST

 

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan akan tegak lurus mengacu pada kebijakan  yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.  Dalam hal ini Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa akan melakukan koordinasi lanjutan terkait pembatalan rencana penerapan PPKM Level 3 selama libur natal dan tahun baru. 

"Saya belum bisa berkomentar banyak karena tentu hal ini akan dibahas dengan Forkopimda. Tapi apapun itu kita akan siap melaksanakan sesuai aturan," kata Emil, Selasa (7/12/2021).

Sebagaimana sempat ramai diberitakan bahwa pemerintah pusat akan menerapkan aturan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia dalam periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Namun pada Selasa (7/12/2021),  Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan, aturan tersebut resmi diumumkan untuk dibatalkan. 

Saat ini untuk Provinsi Jawa Timur berdasarkan asesmen Kemenkes sudah menerapkan PPKM Level 1.  Meski begitu, dikatakan Emil bahwa Pemprov Jatim sejatinya sudah melakukan antisipasi guna menghadapi masa liburan nataru. 

Rakor skala besar melibatkan Forkopimda Jatim juga telah digelar awal bulan lalu. Yang menandakan bahwa Jatim mengantisipasi betul agar di masa libur nataru tidak menjadi celah terjadinya lonjakan kasus covid-19.

"Pembatasan, penyekatan di titik-titik rawan di musim liburan nataru sudah kita antisipasi, bahkan saat itu sebelum ada pengumuman akan ada PPKM kita sudah rapat," tegasnya. 

Sedangkan untuk rakor dengan Forkopimda terkait pembatalan PPKM ini, dikatakan Wagub Emil Dardak akan dilakukan segera. Namun masih harus menunggu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang kini masih fokus mengurusi penanganan bencana awan panas guguran Gunung Semeru. 

"Pasti akan langsung kita koordinasikan melalui rakor. Tapi kita kasih waktu ibu gubernur dahulu yang masih fokus untuk penanganan becana di Gunung Semeru," tegas Emil.sb5/na

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru