Terdampak Pandemi, Penjual Warung Kelontong Nyambi Terima Jahitan

surabayapagi.com
Sum tampak menjahit baju dari salah satu pelanggannya, Rabu (30/3/2022).

SURABAYA PAGI, Surabaya – Sum, seorang penjahit sekaligus berjualan, biasa ditemui di persimpangan jalan Kyai Abdul Karim, Surabaya.

Kepada Surabayapagi, Rabu (30/3/2022), Sum mengaku awalnya dia hanya membuka warung kelontong saja. Namun pandemi Covid 19 membuat omzetnya anjlok.

Baca juga: UMKM Pedagang Es di Banyuwangi Resah, Harga Gelas Plastik Naik Dua Kali Lipat

Alhasil dia akhirnya memutuskan menerima jasa penjahitan. “ Saya sudah 5 tahun berjualan disini dek, yah semenjak pandemi dagangan menjadi sepi akhirnya saya membuka tempat jahitan juga. Karena memang saya juga bisa menjahit jadi sekalian aja, siapa tahu dari menjahit ini ada rejeki sedikit-sedikit," tutur wanita yang akrab dipanggil Bu Sum ini.

Baca juga: Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Menariknya, Sum beserta keluarganya juga hidup bersama di tempat dirinya membuka usaha. “ Untung ada tempat kontrakan kosong ini mas, coba tidak ada pasti saya bingung mau berjualan dan beristirahat dimana," ujar suami Sum.theo

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru