Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lahan pertanian jagung di Jember yang diserang hama tikus. SP/ JBR
Ilustrasi. Lahan pertanian jagung di Jember yang diserang hama tikus. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam beberapa pekan terakhir, para petani jagung dan padi di wilayah Jember, Jawa Timur mulai merugi lantaran gagal panen akibat lahan pertaniannya ludes di serang wabah tikus secara masif, sehingga serangan hama tikus kali ini tergolong luar biasa dan berdampak besar terhadap perekonomian warga.

Bahkan dalam semalam tikus-tikus itu mampu merusak lahan hingga puluhan hektare sekaligus. Kondisi ini terjadi hampir merata di sejumlah wilayah di Jember selatan. Desa Gumukmas menjadi salah satu titik terparah yang terdampak. Para petani mengaku kewalahan menghadapi serangan tikus yang semakin tidak terkendali.

Menurut Agus, salah satu petani jagung di Dusun Krebet mengungkapkan bahwa serangan tikus ke lahan pertanian di desanya saat ini sudah masuk tahap yang sangat mengkhawatirkan. Petani mengeluhkan ancaman kerugian besar akibat hama tikus ini. "Dalam satu malam saja, tikus-tikus itu bisa melahap tanaman jagung yang sudah mulai besar hingga puluhan hektare. Kami benar-benar rugi besar," katanya, Jumat (12/6/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Koordinator DPP Gumukmas sekaligus Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) wilayah Kencong, Moerdoso menyampaikan, upaya pengendalian hama tikus membutuhkan kekompakan seluruh petani. Sehingga, pihaknya menyarankan kegiatan gropyokan secara bersama-sama, yakni membongkar sarang tikus di pematang sawah. Metode lain yang dapat dilakukan adalah emposan, yaitu membakar lubang sarang tikus menggunakan alat khusus berbahan gas agar tikus mati di dalam sarangnya.

"Langkah paling efektif adalah melakukan pengendalian secara serentak. Salah satunya dengan pemberian umpan atau racun untuk menekan populasi tikus. Lubang sarang tikus menggunakan alat khusus berbahan gas agar tikus mati di dalam sarangnya," ujarnya.

Selain itu, pihak PPL setempat, juga telah mengajukan permohonan bantuan kepada Petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PPHP) Kabupaten Jember untuk mendapatkan dukungan berupa obat-obatan pengendali hama. Permohonan tersebut telah diajukan sekitar satu minggu lalu. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…