SURABAYA PAGI, Surabaya- Harga bahan pokok mengalami kenaikan di Bulan Suci Ramadan, kenaikan harga mulai dari telur, gula, minyak goreng dan cabai.
Kepala Bidang (Kabid) Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bangkalan Delly menjelaskan, salah satu pemicu naiknya harga bahan pokok ini dikarenakan membludaknya kebutuhan bahan pokok saat bulan ramadan.
Baca juga: Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem
"Faktor utama naiknya harga bahan pokok saat bulan ramadan disebabkan karena meningkatkannya kebutuhan masyarakat serta stok bahan pokok yang stagnan," katanya.
Delly mencontohkan, harga telur sebelum bulan ramadan berkisar Rp19 ribu per kilogram. Namun saat ini telur mengalami kenaikan menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Selain telur, cabai juga mengalami kenaikan.
Baca juga: Bulan Ramadhan 2026 Jadi Berkah Cuan Pengusaha Kue Kering di Kota Malang
Saat ini harga cabai melejit menjadi Rp 42 ribu per kilogram. Disusul harga bahan pokok lainnya, yakni minyak goreng yang saat ini menjadi primadona di kalangan ibu-ibu rumah tangga.
Saat ini harga cabai melejit menjadi Rp 42 ribu per kilogram. Disusul harga bahan pokok lainnya, yakni minyak goreng yang saat ini menjadi primadona di kalangan ibu-ibu rumah tangga. "Itu kami ketahui setelah melakukan pengontrolan dari hari ke hari di tiga pasar di sekitaran Bangkalan Kota," ujarnya.
Baca juga: Berkah Ramadhan Menuju Lebaran, Tukang Servis Bedug Masjid Ponorogo Banjir Orderan
Sementara untuk minyak goreng, saat ini yang mengalami kelangkaan hanya minyak goreng curah atau tanpa merk. Sedangkan minyak goreng kemasan saat ini stoknya banyak ditemukan di toko-toko.
"Kalau minyak kemasan sudah tidak langka lagi sejak dicabutnya ketentuan Harga Ecerean Tertinggi (HET), cuma harganya Rp 50 ribu per 2 liternya," ungkapnya.wah
Editor : Redaksi