ANALISA BERITA

Sosok Presiden RI Tak Harus Dari Trah Soekarno

surabayapagi.com
Muradi, Pengamat politik dari Universitas Padjajaran

 

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Saya menilai pernyataan Putra pertama Soekarno, Guntur Soekarnoputra perihal sosok presiden RI tak harus dari trah Soekarno, harus dipertimbangkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hal tersebut demi kemenangan PDI Perjuangan di 2024 mendatang.

Sebab, hingga saat ini nama Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang digadang-gadang akan diusung sebagai capres memiliki elektabilitas rendah.

Baca juga: Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

 Saya kira Bu Mega akan menangkap pesan tersebut secara objektif. Karena disampaikan oleh kakaknya (Guntur) kemudian juga disampaikan secara realistis juga elektabilitas Puan di lembaga survei kan suaranya tidak terkontrol dengan baik posisi masih jauh di bawah. Jadi Bu Mega akan memikirkan bagaimana masa depan partai pimpinannya.

Selain itu, pandangan Guntur pun merujuk pada pengalaman PDIP mengusung Joko Widodo (Jokowi). Yang mana, Jokowi pun bukanlah trah dari Soekarno. Sehingga, wajar jika Guntur pun akhirnya memilih Ganjar Pranowo ketimbang Puan Maharani untuk menjadi capres 2024.

Baca juga: Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Selama ini dari 2014 sampai 2024 itu kan bukan juga garis Bung Karno, kalau Pak Guntur mengusulkan Pak Ganjar saya kira itu hal memang perlu dicermati betul kenapa kemudian Pak Guntur bisa memilih Pak Ganjar.

Sekarang kalau di survei misal yang garisnya Bung Karno, Mbak Puan ternyata hasil elektabilitasnya tidak baik dibanding yang lain partai harus juga realitistis harus kemudian melihat salah satu kesempatan untuk bisa memunculkan nama yang lain.

Baca juga: Semua Butuh Koalisi

 (Lewat keterangannya yang dikutip dari laman merdeka.com( Selasa 17Januari 2023)

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru