Dokter: Asap Chiki Ngebul Sebabkan Masalah Pernapasan

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kasus keracunan chiki ngebul di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga hari ini belum ditemukan. Meski begitu, dokter spesialis anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, dr Diah Vedaswari, mengingatkan bahaya dari makanan yang menggunakan nitrogen cair tersebut. 

Dia mengatakan, nitrogen cair yang dihasilkan tersebut dapat berbahaya kesehatan jika dikonsumsi, karena bisa menyebabkan radang dingin atau luka bakar pada kulit atau mukosa mulut. Selain itu, asap chiki ngebul yang terhirup dapat menyebabkan kesulitan bernapas atau rasa terbakar di tenggorokan pada anak atau warga yang mengkonsumsi.

Baca juga: Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis Bagi Pasien Rujukan ke Surabaya

"Nitrogen cair yang dihirup bisa menyebabkan rasa terbakar di tenggorokan. Jika di konsumsi dapat membahayakan kesehatan," kata dia.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat terutama orang tua agar mengawasi anak-anaknya saat membeli jajanan yaitu tidak berbahaya, aman dan menyehatkan. "Pengawasan orang tua harus ditingkatkan, sebelum hal ini bisa merugikan kita sendiri dengan bahaya chiku ngibul," kata dia.

Baca juga: Vaksinasi Haji di Surabaya Capai 98 Persen, Ditarget Tuntas Sebelum Keberangkatan ke Tanah Suci

Dia menyebut, para penjual jajanan anak agar juga memperhatikan segi keselamatan, jangan hanya semata-mata berjualan untuk keuntungan saja, namun membahayakan konsumen terutama anak-anak. "Intinya jangan jual makanan yang bisa membahayakan kesehatan," ujarnya.hlt/cik

 

Baca juga: Lewat Senam Kaki, Dinkes Kediri Beri Edukasi Penderita Diabetes Melitus

 

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru