Stabilkan Harga Bapok, Disperindag Jember Gelar Operasi Pasar

surabayapagi.com
Operasi pasar yang digelar di Pasar Tanjung Kabupaten Jember beberapa waktu lalu. Foto: Disperindag Jember.

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus menggelar operasi pasar di beberapa pasar tradisional di wilayah setempat.

Kepala Disperindag Jember Bambang Saputro mengatakan bahwa operasi pasar digelar dengan tujuan untuk menstabilkan harga sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan signifikan serta mengendalikan laju inflasi.

Baca juga: Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak produsen dan distributor bahan pokok untuk menggelar operasi pasar secara terus menerus pada hari-hari tertentu di pasar tradisional. Jadi  tidak hanya menjelang Lebaran dan Natal saja," kata Bambang di Kabupaten Jember, Minggu (25/6/2023).

Bambang menuturkan bahwa operasi pasar digelar rutin setiap Senin hingga Kamis secara bergantian di seluruh pasar tradisional yang ada di Jember, di antaranya yakni Pasar Tanjung, Pasar Mangli, dan Pasar Kreyongan.

Secara rinci, setiap Senin dan Selasa operasi pasar akan digelar di pasar yang menjadi pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) yakni Pasar Tanjung, Pasar Kreongan, dan Pasar Mangli. Sementara pada Rabu dan Kamis akan digelar di luar pasar tersebut yang diatur waktunya secara bergantian.

"Kegiatan operasi pasar itu merupakan salah satu langkah Pemkab Jember dalam pengendalian inflasi tahun 2023 untuk mendukung kebijakan pemerintah guna menjaga ketersediaan pasokan," ujarnya.

Baca juga: Jember Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya, Gus Fawait: Kesehatan Rakyat Prioritas Mutlak

Ia berharap, operasi pasar tersebut dapat menjaga keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan operasi pasar dengan baik, sehingga membeli bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran," ucapnya.

Selain itu, operasi pasar tersebut juga diharapkan dapat memberikan pasokan komoditas bahan pangan dan dapat menjamin stabilitas harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional.

Baca juga: Gus Fawait Dorong Puskesmas untuk Mandiri lewat UHC

Lebih lanjut ia menambahkan, berdasarkan pantauan di Pasar Tanjung Jember, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya telur ayam ras dari Rp27.000 menjadi Rp29.000 per kilogram dan daging ayam ras yang hampir menembus angka Rp40.000 per kilogram.

Adapun untuk komoditas beras, gula pasir, dan minyak goreng masih terpantau stabil harganya. Sementara ketersediaan di pasaran juga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jember. jbr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru