Beri Layanan Pendidikan Gratis, Wali Kota Ning Ita Terima Penghargaan KLA Nindya dari Pemerintah Pusat

surabayapagi.com
Wali Kota Ning Ita didampingi Kepala Bappeda Litbanh Agung MS dan Kepala Dinsos PPPA Choiru Anwar usai terima penghargaan KLA Nindya.

 

SURABAYA PAGI, COM, Mojokerto - Lima fasilitas program pendidikan gratis untuk siswa jenjang TK, SD, dan SMP negeri dan swasta Kota Mojokerto mencuri skor tinggi dalam ajang penilaian Kota Layak Anak (KLA). 

Tahun ini kota berjuluk 'Spirit Of Majapahit' ini penghargaan KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Istimewanya lagi, Kota yang dinahkodai Wali Kota Ika Puspitasari ini sukses naik kelas  dari kategori Madya ke Nindya.

Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) tersebut diterima Wali Kota Ning Ita  di Malam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak 2023 di Hotel Padma Semarang, Sabtu (22/7/2023).

"Naik kategori itu kan otomatis pemenuhan beberapa indikator kita naik, dan penyumbang dari kenaikan indikator kita itu yang utama di hak-hak anak terkait pendidikan, 5 gratis itu kan kita konsisten, ruang bermain ramah anak juga kita perbanyak," ungkap wali kota.

5 gratis bidang pendidikan yang dimaksud diantaranya seragam gratis, tas sekolah gratis, sepatu sekolah gratis, buku gratis, dan angkutan sekolah gratis bagi siswa jenjang SD, SMP.

"Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh tim gugus tugas KLA, baik dari unsur OPD, media massa hingga dunia usaha, sehingga predikat KLA Kota Mojokerto naik dari kategori Madya menjadi Nindya," imbuhnya.

Ketua Tim Gugus Tugas KLA Kota Mojokerto, Agung Moeljono mengatakan akan terus mendorong dan memotivasi unsur terkait untuk bagaimana pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak dapat terlaksana dengan baik, sehingga kedepan capaian KLA Kota Mojokerto akan terus meningkat.

"Penguatan peran masing-masing tim gugus tugas terus kita lakukan, agar pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak ini bisa terlaksana dengan baik, dan capaian KLA kita terus meningkat," ujarnya.

Berbagai upaya dilakukan Pemkot Mojokerto untuk meningkatkan capaian KLA, salah satunya dengan membentuk UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak.

"Kita juga akan terus memperkuat koordinasi tim gugus tugas, membuat Rencana Aksi Daerah untuk percepatan KLA, serta penguatan Forum Anak," Imbuh Kepala Dinsospppa Kota Mojokerto Choirul Anwar. Dwi

 

 

 

 

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB
Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB
Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB
Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB
Berita Terbaru