Bersama OJK, Indah Kurnia Ajak Warga Wonocolo Waspada Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan jalan sehat serta sosialisasi dan penyuluhan pada warga Wonocolo, di Jl. Margorejo, Surabaya, Kamis (28/9/2023). 

Kegiatan bertajuk Waspada Investasi Bodong dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal diikuti oleh ratusan masyarakat dan berlangsung dengan meriah.

Acara yang digelar pada pukul 06.30 WIB tersebut diawali dengan senam bersama dan diikuti dengan jalan sehat.

Perwakilan Kantor Regional IV OJK Jawa Timur, Sulaiman memberikan informasi tentang banyaknya platform-platform pinjaman online ilegal yang memberikan kemudahan akan tetapi dapat menimbulkan masalah dikemudian hari. 

"Bila memang benar-benar membutuhkan pinjaman dari aplikasi online, kami menghimbau agar memilih platform pinjaman online yang legal," ungkap Sulaiman. 

Sulaiman menghimbau agar masyarakat selalu ingat dengan kontak pengaduan OJK yaitu di nomor 157 atau whatsApp 081157157157.

"Dengan cara itu masyarakat akan mendapat jawaban mengenai aplikasi tersebut legal atau tidak," ucapnya. 

Sulaiman juga menyampaikan bahwa salah satu ciri sebuah investasi adalah Legal dan Logic. Legal artinya lembaga yang melaksanakan kegiatan investasi atau memghimpun dana masyarakat harus memiliki izin dari OJK. 

Logic artinya apa yang ditawarkan oleh lembaga/perusaahan investasi harus masuk akal dan tidak mengada-ada atau menjanjikan sesuatu yang berlebihan. Misalnya, tawaran bunga besar atau tawaran investasi tanpa resiko. 

Dihubungi secara terpisah, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jatim 1 Indah Kurnia menjelaskan masyarakat harus bijak mengatur keuangannya, yakni menggunakan uang berdasar kebutuhan saja. 

"Kita harus bijak mengatur keuangan, hindari membeli barang yang konsumtif," tutur Indah Kurnia. 

Lanjut Indah Kurnia, akhir-akhir ini banyak beredar informasi yang tidak sehat melalui sosial media. Mengenai investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Dirinya menghimbau, agar tidak terbujuk dengan tawaran iming-iming sesuatu yang tidak rasional oleh pihak siapapun. 

"Salah satu upaya untuk bisa mempertahankan kondisi keuangan keluarga adalah dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan produktif seperti usaha maupun opsi lain yang lebih menantang dan menjanjikan keuntungan seperti investasi dengan tujuan agar uang tidak berhenti di tabungan," ucapnya.

Oleh sebab itu, Indah Kurnia mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK terhadap masyarakat secara rutin, periodik, dan konsisten. Meski di hari libur OJK tetap mau kami ajak turun ke Masyarakat untuk melakukan edukasi, terimakasih, jelas Indah. 

Indah Kurnia juga berterimakasih atas antusiasme warga mengikuti penyuluhan tersebut. 

"Terimakasih seluruh warga yang sudah mau terus belajar mengedukasi diri agar tidak terjebak Investasi bodong dan Pinjaman Online, semoga semua diberi kesehatan agar bisa terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik," pungkasnya. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru