SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam diskusi internal koalisi PDIP, PPP, Perindo dan Hanura, belum ada cerita soal penolakan terhadap Sandi. Pembahasan sejauh ini seputaran siapa sosok yang paling besar peluangnya untuk menangkan pertarungan.
"Sampai saat ini kita belum cerita penolakan. Kita cerita bagaimana memenangkan. Kita belum tahu ini yang ditolak, nggak. Nggak ada itu. Kita cuma menggodok siapa yang paling besar peluangnya untuk menangkan pertarungan," ujar
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional
Waketum PPP Amir Uskara, di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Senin (2/10/2023).
Amir Uskara, meyakini nama Sandiaga Uno masih menjadi deretan paling atas sebagai bacawapres Ganjar Pranowo. Meski begitu, dirinya mengatakan semuanya belum bisa dipastikan selama belum ada keputusan final.
"Saya kira kalau di koalisi, nama Pak Sandi masih di atas. Cuma kan kita belum tahu, sampai belum ada keputusan itu final belum ada yang bisa kita pastikan," tambah Amir.
Baca juga: Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029
Niat Sandiaga Salahuddin Uno
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Salahuddin Uno, buka suara andai dirinya tidak terpilih menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Bagaimana sikap Sandiaga?
Baca juga: Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD
"Ya kembali, kan, Innamal A'malu Binniyat, jadi semuanya dimulai dari niat, saya berniat bergabung di PPP ini bagamana bisa mendorong ekonomi hijau," ujar Sandi di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Selasa (2/10/2023).
"Saya all out akan mendukung Pak Ganjar ini sudah diputuskan rapimnas 5 dan 6 kegiatan-kegiatan ini terus kita dorong," imbuh dia. n jk/erc/rmc
Editor : Moch Ilham