Bupati Lamongan Absen di Upacara HUT TNI, Terus Kemana....?

surabayapagi.com
Wakil bupati didampingi anggota Forkopimda menyerahkan bingkisan kepada pejuang veteran usai upacara HUT TNI di Alun-alun Lamongan. SP/IST

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upacara peringati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 78 yang digelar di Alun-alun Lamongan pada Kamis (5/10/2023) berlangsung lancar dan sukses, meski suasananya beda. Bila tahun-tahun sebelumnya Bupati Yuhronur Efendi selalu hadir, namun kali ini orang nomor satu di kota Soto itu pilih absen. 

Spekulasi pun muncul, karena keberadaannya sampai saat ini masih misterius, apalagi acara peringatan upacara dan tasyakuran HUT TNI ini adalah agenda besar kenegaraan yang sangat jarang  ditinggalkan oleh bupati.

Berbagai sumber yang berhasil dirangkum oleh surabayapagi.com di lapangan menyebutkan, ketidak hadiran bupati dalam upacara HUT TNI dan tasyakuran ada yang menyebutkan bupati tengah berada di Jakarta sejak Rabu, dan berlanjut di Surabaya.

Di Jakarta dan Surabaya terkait apa sumber tadi tidak menyebutkan kepastiannya. Namun info lain menyebutkan kalau orang nomor satu di Lamongan itu masih ada urusan  terkait dengan kelanjutan penyidikan atas penggeledahan yang dilakukan oleh KPK beberapa hari yang lalu. 

"Kemarin di Jakarta dan hari ini (Kamis red) di Surabaya," ujar sumber terpercaya itu tanpa menyebutkan kegiatan bupati di Jakarta dan Surabaya, Kamis (05/10/2023).

Spekulasi lain juga muncul dari peserta upacara HUT TNI di Alun-alun. Tidak sedikit peserta mencari info kemana bupati Yuhronur Efendi tidak hadir di upacara dan di wakilkan Wabup KH. Abdul Rouf.

"Tadi kita peserta saling bertanya kok gak ada pak bupati ke mana ya, apa masih ada urusan dengan KPK," gurau salah satu peserta upacara yang hadir.

Wakil bupati KH. Abdul Rouf dalam sambutanya saat tasyakuran HUT TNI di Pendopo Lokatantra setempat menyebutkan, permohonan maaf kalau bupati tidak bisa hadir karena ada kegiatan di luar yang tidak bisa diwakilkan, tanpa menyebutkan kegiatan apa yang dimaksud.

"Mohon maaf saya mewakili Bupati, beliau tidak bisa hadir karena ada kegiatan di luar yang tidak bisa di wakilkan," ungkap Wabup sambil menitipkan pesan kepada TNI agar bersinergi untuk mengawal jalannya pemilu tahun depan. 

Terpisah, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi  Sugeng Widodo saat dihubungi mengaku tidak mengetahui keberadaan bupati Yuhronur Efendi, karena yang bersangkutan sedang tidak ada di Lamongan. "Wah saya ini pas Diklatpim di Batam mas," ujarnya singkat.

Di sisi lain, meski upacara tanpa kehadiran bupati, upacara yang ada di Alun-alun Lamongan ini berjalan cukup lancar, dengan suguhan pertunjukan drama kolosal dengan mengangkat kisah ikon pahlawan Lamongan Kadet Suwoko. 

Drama yang dilakonkan oleh pemuda pemudi Lamongan ini membangkitkan semangat pemuda untuk lebih cinta terhadap tanah air. Seperti Suwoko yang tak gentar melawan penjajah Belanda di Desa Gumantuk Kecamatan Maduran pada masa silam.

Tidak hanya itu, TNI Lamongan juga memberikan inspirasi jiwa pendekar kepada generasi muda melalui dukungan kepada ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Lamongan. Di akhir kegiatan perwakilan IPSI Lamongan tampil dengan gagah membawakan gerakan silat masing-masing, dan berbagai atraksi.

Komandan Kodim 0812 Letkol Arm Ketut Wira Purbawan yang juga bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan kalau TNI 

telah hadir dan menjalani amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir selama 78 tahun, untuk hadapi ancaman dan hambatan terhadap kedaulatan negara. 

Momentum ini dijadikan sebagai cambuk untuk berbenah semakin tangguh hadapi ancaman komplek meliputi krisis pangan, krisis finansial, situasi politik ekonomi dan krisis di berbagai dunia.

"Tema yang diambil tahun ini ialah "TNI patriot NKRI, pengawal demokrasi untuk Indonesia maju". TNI harus  terus tangguh wujudkan profesionalisme dan mampu beradaptasi  dengan inovasi modern untuk bisa menjaga kesinambungan pertahanan bangsa," ujarnya sambil meminta prajurit TNI agar mampu mengawal pesta demokrasi 2024. jir/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru