Kementan Genjot Program Upsus Peningkatan Produktivitas Padi dan Jagung

surabayapagi.com
Program Upsus Kementan di Gorontalo. SP/ GRN

SURABAYAPAGI.com, Gorontalo - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot program Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi dan produktivitas padi dan jagung di beberapa wilayah yang memiliki potensi besar, salah satunya Goorontalo lantaran memiliki potensi besar untuk dua komoditas tersebut.

Sebagai bentuk upaya memperkuat peran Gorontalo sebagai sentra jagung nasional, Provinsi Gorontalo mendapat bantuan pada masa tanam bulan November sampai Desember 2023.

Diketahui, untuk provinsi Gorontalo, ditargetkan kegiatan optimalisasi seluas 10.000 hektare. Selain itu, ada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) seluas 13.000 hektar, sehingga total 23.000 hektar lahan untuk jagung.

Direktorat Jenderal Perkebunan sebagai penanggungjawab kegiatan Upsus Provinsi Gorontalo pun turut mendukung upaya-upaya dan kawal akselerasi tanam jagung dan padi di provinsi tersebut.

”Provinsi Gorontalo merupakan satu satu provinsi yang memiliki potensi lahan untuk peningkatan pangan,” ujar Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah, Senin (27/11/2023).

Dirinya pun menghimbau kepada pemerintah daerah agar Daftar Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang telah diidentifikasi agar segera ditetapkan dalam SK CPCL dan di-input dalam aplikasi sehingga semua data terdata secara akurat dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Prayudi Syamsuri berharap agar program Upsus dari Kementan dapat memperkuat sentra jagung di Gorontalo.

"Kami berharap semoga melalui program Upsus akan memperkuat peran Provinsi Gorontalo sebagai sentra jagung dan mampu memenuhi kebutuhan jagung nasional," harapnya. grn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru