Pelaku Usaha IKM 70 Persen Didominasi Perempuan, Siap Bersaing di Pasar Lokal dan Global

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pengunjung melihat produk UMKM saat Gebyar Kelompok Usaha Perempuan Mandiri (KURMA). SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi), Ingrid Kansil mengatakan, jika peran perempuan di industri kecil dan menengah (IKM) terhitung tinggi. Bahkan hingga tahun lalu, populasi perempuan di IKM mencapai 70%.

Menurut Ingrid, perempuan inspiratif sejatinya bisa ditemui di kehidupan kita. Perempuan inspiratif tidak melulu dari tokoh terkenal. Sebab, keberhasilan merealisasikan sosok mereka bergantung pada kemampuan diri sendiri.

"Lagipula, kita tentu lebih mengenal dekat orang di sekitar kita dibanding para tokoh. Terlebih, kisah para tokoh tersebut ditulis seseorang yang sedikit banyak ada kadar subjektivitas," terang Ingrid, Kamis (07/12/2023).

Pernyataan tersebut muncul dalam gelaran Anugerah Perempuan Inspiratif Indonesia (PII) 2023 yang juga bekerja sama dan dihadiri Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Merujuk data BPS tahun 2022, pelaku usaha industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia didominasi oleh perempuan. Angka itu meningkat dibandingkan pada tahun 2021 yang mencapai 67,85 persen. 

"Pada tahun 2022 pengusaha industri kecil perempuan itu populasinya mencapai 70,26 persen. Itu besar sekali dari total pengusaha industri kecil nasional," kata Agus Gumiwang.

Lebih lanjut, Menperin juga mengatakan jika ajang yang diselenggarakan Ipemi dapat memberikan inspirasi kepada pelaku usaha perempuan di Indonesia untuk terus berkarya dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas, serta mendorong perluasan akses pasar IKM sehingga dapat bersaing pada pasar lokal maupun global. 

Dalam upaya mendukung keberlangsungan IKM, Agus Gumiwang mengajak seluruh masyarakat ikut serta dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dengan membeli produk IKM.

"Hal ini memberikan dampak yang besar pada sektor pendukung seperti perajin, tenaga kerja, penyedia bahan baku, logistik, dan sektor terkait lainnya," pungkasnya. jk-05/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru