Awal Tahun 2024, Pemerintah Singapura dan China Bebaskan Visa Selama 30 Hari

surabayapagi.com
Tampak penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Changi, Singapura. SP/ SNG

SURABAYAPAGI.com, Singapura - Di awal tahun 2024 mendatang, pemerintah Singapura dan China akan memberlakukan perjanjian pembebasan visa selama 30 hari. kebijakan bebas visa antara China dan Singapura bisa meningkatkan jumlah penerbangan. 

“Pengaturan pembebasan visa bersama selama 30 hari antara kedua negara juga akan mendukung kemajuan tersebut, yang dapat mendorong lebih banyak pertukaran personel dan memperkuat landasan hubungan bilateral,” ungkap Wakil Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Jumat (08/12/2023).

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang mengatakan kebijakan bebas visa akan memberikan kenyamanan lebih besar bagi masyarakat di kedua negara itu. 

Lebih lanjut, apalagi total warga Tiongkok yang tengah mengenyam pendidikan di Singapura tembus 40 ribu orang.

"Pengaturan bebas visa akan memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi pertukaran antar masyarakat," kata Ding.

Sementara itu diketahui, tahun ini, China kembali melanjutkan bebas visa selama 15 hari bagi warga negara Singapura, lebih dari tiga tahun setelah visa tersebut ditangguhkan karena pandemi Covid-19. 

China sangat ingin agar perjanjian ini bersifat timbal balik, demikian yang dilaporkan Reuters pada bulan Mei, mengutip kedutaan besar Beijing. Dan saat ini, kedua belah pihak sedang mengerjakan rincian operasionalnya, dengan tujuan menerapkan skema tersebut pada awal tahun 2024. sng-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru