SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mulai menerapkan katalog elektronik (e-katalog) pada bidang konstruksi.
Baca juga: Indonesia Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Genjot Gerakan Pilah Sampah dari Rumah
Selain karena lebih mudah, penerapan sistem ini juga mampu mempersingkat waktu lelang.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Bagian Pengadaan Barang atau Jasa dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Mojokerto, Febri Emayanti, Selasa (2/1/2023).
"Di proses lelang melalui e-katalog tidak lagi diperlukan sanggah, dan enggak perlu lagi lelang ulang, sehingga bisa mempercepat proses pembangunan," kata Febri.
Ia menyebut, peralihan sistem pemilihan penyedia pengadaan barang jasa dari tender ke e-katalog bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas dalam proses pengadaan.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Gelar Open House 1 Syawal, Ajak Warga Bersilaturahmi di Rumah Rakyat
Lebih lanjut disampaikan, dengan sistem e-katalog ini, proses pengadaan bisa lebih cepat. Pasalnya, durasi prosesnya yang singkat dan terjaganya kualitas serta kuantitas pekerjaan dengan harga penawaran yang lebih wajar.
"Kalau pakai e katalog tidak sampai satu minggu sudah selesai dan diskusi produknya juga bisa transparan, siapapun bisa melihat," jelasnya.
Masih kata Febri, melalui e-katalog ini kepala OPD juga bisa mengetahui dan memahami siapa penyedia dari barang yang dibutuhkan, sehingga proses pelaksanaan suatu kegiatan bisa berjalan dengan lancar.
Baca juga: Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal
Selain itu, sistem dalam e-katalog ini jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan yang lainnya dan sesuai dengan ketentuan yang ada.
"Tapi semuanya kita kembalikan ke OPD dan PPK, kalau mereka gak mau memakai e-katalog tetep mau tender kita persilahkan. Yang jelas kita all out, mau e katalog siap dan mau tender juga siap," tegasnya. Dwy
Editor : Moch Ilham