Tes Urin, Semua Pejabat Pemkot Mojokerto Negatif Narkoba

surabayapagi.com
Pj Wali Kota Moh. Ali Kuncoro saat menunjukkan hasil tes urin screening narkoba.

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Hasil tes urine seluruh eselon II dan pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto dinyatakan negatif dari berbagai zat tergolong narkoba.

Hal itu diketahui usai deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto di Ruang Sabha Mandala Madya, Kantor Pemkot Mojokerto, Jumat (5/1) pagi. 

"Alhamdulillah semua negatif, kandungan narkoba hanya ditemukan pada orang yang mengkonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter," ungkap (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro.

Petinggi Pemkot Mojokerto ini menyebut kegiatan deteksi dini ini bentuk komitmen Pemkot Mojokerto terhadap penegakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

"Sebagai bentuk komitmen Pemkot, pada hari ini saya bersama jajaran Kepala Perangkat daerah melakukan deteksi dini dengan menjalani tes urin," katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa untuk edukasi terhadap masyarakat di Kota Mojokerto sudah dibentuk Kampung (Bersih Narkoba) Bersinar. 

"Penegakkan P4GN ini butuh sinergi bersama termasuk masyarakat. Oleh karena itu di Kota Mojokerto sudah dibentuk kampung atau kelurahan bersinar. Diantaranya di Kelurahan Prajuritkulon, Balongsari, Kranggan, Gununggedangan, Purwotengah, dan Surodinawan," jelas Ali. 

Sosok yang kerap disapa Mas Pj ini berharap apa yang telah dilakukan oleh jajaran Kepala Daerah bisa menjadi contoh untuk masyarakat Kota Mojokerto.

"Screening ini selain sebagai bentuk komitmen, juga bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam memerangi pemberantasan narkoba di Kota Mojokerto," pungkasnya. Dwi

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru