Gerakan Pangan Murah Digelar Polres Jombang

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Gerakan pangan murah dan Jumat berbagi di Mapolres Jombang diserbu 300 warga. Berbagai komoditas yang disediakan ludes hanya dalam waktu 2 jam, termasuk beras 4 ton.

Gerakan pangan murah digelar di halaman Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi bekerja sama dengan Pemkab Jombang membuka 3 tenda yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Komoditas yang disediakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan dalam gerakan pangan murah ini antara lain 4 ton beras medium dengan harga Rp 10.200/Kg, 100 Kg gula pasir Rp 16.000/Kg, 60 liter minyak goreng Rp 15.000/liter, 50 Kg telur ayam Rp 28.000/Kg, serta 50 Kg daging ayam Rp 32.000/Kg.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi menjelaskan gerakan pangan murah dan Jumat berbagi ini digelar karena melonjaknya harga beras di Kota Santri. Menurut Eko, naiknya harga beras dipicu mundurnya panen raya di wilayahnya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

"Melalui gerakan pangan murah ini, kami ingin membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga murah," jelasnya, Jumat (15/3/2024).

Sembako murah langsung diserbu 300 warga miskin. Polres Jombang memberikan nomor antrean sehingga para pembeli tertib bertransaksi. Hanya dalam 2 jam, semua komoditas yang disediakan ludes terjual.

Baca juga: Kendalikan Harga Bapok, Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pangan Murah Rutin Tiap Bulan

"Gerakan pangan murah ini akan terus kami laksanakan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri," jelas Eko.

Selain Eko, gerakan pangan murah dan Jumat berbagi juga ditinjau langsung Pj Bupati Jombang Sugiat, Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Devid Eko Junianto, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan, serta Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan dan Kadis Pertanian Jombang. Jb-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru