Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok demi menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama sembilan hari di sembilan lokasi kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan setempat, yang digelar dari tanggal 9-24 Juni 2026 tersebut juga dalam rangka momentum Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Tahun 2026.

"Untuk stabilisasi pasokan serta harga pangan, kami mengadakan Gerakan Pangan Murah selama sembilan hari di sembilan lokasi. Kami bekerja sama dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang menjadi lokasi gelaran, Bulog, serta mitra seperti ritel Samudra untuk menyediakan bahan pangan terjangkau bagi masyarakat," ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Sumini, Kamis (11/06/2026).

Sementara itu, adapun kegiatan GMP di antaranya digelar di Kelurahan Winongo, Mojorejo, Pilangbango, Sogaten, Pangongangan, Madiun Lor, Ngegong, Nambangan Lor, dan Manguharjo, dimana, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasaran. 

Di antaranya gula pasir kemasan Rp17.500 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp21.500 per liter hingga telur ayam Rp25.000 per pak. Selain itu juga dijual komoditas bawang merah Rp9.000 per bungkus, beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, Minyakita Rp31.000 per 2 liter, serta beras premium Rp74.500 per 5 kilogram.

Lebih lanjut, menurut Sumini, program tersebut digelar sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas, seperti minyak goreng, beras, dan bawang merah. Meski tidak memberikan subsidi harga, DKPP memastikan seluruh komoditas yang dijual berada di bawah harga pasar. Sumini menegaskan Gerakan Pangan Murah terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. Pembeli tidak diwajibkan menunjukkan KTP karena kegiatan tersebut bukan program subsidi pemerintah.

Ia berharap dengan kegiatan tersebut, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dan lokasi yang lebih dekat. "Lewat GPM, Kami ingin menyediakan pangan yang terjangkau, baik dari sisi harga maupun lokasi. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pasar karena layanan ini kami dekatkan ke lingkungan kelurahan," katanya. md-02/dsy

Berita Terbaru

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…

Rampung Uji Beban, Jembatan Baru Manyar Siap Dukung Kelancaran Arus Lalin

Rampung Uji Beban, Jembatan Baru Manyar Siap Dukung Kelancaran Arus Lalin

Rabu, 02 Sep 2026 14:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas (lalin) di kawasan Manyar, kini progres pembangunan jembatan duplikasi Manyar yang…

Viral Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi: 31 SPPG Belum Kantongi Izin

Viral Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi: 31 SPPG Belum Kantongi Izin

Rabu, 02 Sep 2026 14:25 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti kasus viralnya ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, kini Bupati…

Wali Kota Eri Tindaklanjuti Keluhan Peziarah Soal Anjal dan Pengemis di Ampel

Wali Kota Eri Tindaklanjuti Keluhan Peziarah Soal Anjal dan Pengemis di Ampel

Rabu, 02 Sep 2026 14:08 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, terkait gangguan anak jalanan…

Diduga Depresi, Pria Asal Kota Blitar Tewas Nekat Tabrakan Diri ke Kereta Api

Diduga Depresi, Pria Asal Kota Blitar Tewas Nekat Tabrakan Diri ke Kereta Api

Rabu, 02 Sep 2026 14:05 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  M.Sul. 53 pria asal Kecamatan Kepanjen Kidul Kota  Blitar harus mengakhiri hidupnya dengan tabrakan diri Kereta Api dari arah B…

Perkuat Sinergi TNI dan Polri Jaga Harkamtibmas, Kapolres Blitar Silaturahmi ke Kodim 0808 Blitar

Perkuat Sinergi TNI dan Polri Jaga Harkamtibmas, Kapolres Blitar Silaturahmi ke Kodim 0808 Blitar

Rabu, 02 Sep 2026 14:03 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Blitar, melaksanakan…