Momen Idul Adha, Banjir Cuan Sulap Limbah Besi Jadi Pemanggang Sate

surabayapagi.com
Abdul Halim saat membuat barang dari limbah besi di Dusun Curah Jero Desa Grati Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Jelang momen Idul Adha bulan depan, dimanfaatkan pria paruh Baya asal asal Dusun Curah jero, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, Jawa Timur bernama Abdul Halim (50) yang kebanjiran order pemanggang sate. 

Ternyata, alat pemanggang sate dan aneka perkakas rumah itu dibuat dari limbah besi yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Pasalnya, tingkat kesulitan pembuatan kerajinan juga tergantung pada jenis besi yang dibuat. 

Baca juga: Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

"Bahan baku daya cari di tempat besi tua. Terkadang untuk mendapatkan besi yang masih bagus saya ambil dari limbah kulkas bekas, nanti kita beli di sana kiloan," ujar Abdul, Rabu (29/05/2024).

Berawal dari modal kreativitas, cukup menggunakan alat-alat sederhana untuk menciptakan produk dari limbah besi tua. Diantaranya tang, palu dan gunting pelat besi.

Baca juga: Pesona Hutan Bambu Sumbermujur, Keindahannya Seperti Masuki Dunia Lain

Bahkan, di momen Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu periode yang dinanti oleh Abdul. Lantaran momen itu merupakan berkah tersendiri membuat dirinya kebanjiran pesanan.

Meski tak mencapai ratusan, Abdul mengatakan pesanan panggangan sate yang datang cukup menggerakkan ritme usahanya sebagai pengrajin besi tua.

Baca juga: Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Lahan Petani Seluas 105 Hektare Rusak

"Alhamdulillah menjelang Idul Adha permintaan panggangan sate dari toko cukup banyak, kita setor berapa aja pasti diterima. Tapi karena keterbatasan bahan dan alat produksinya masih belum bisa banyak," ungkap Abdul. lmj-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru