SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Seorang petani asal Jalan Pattimura, Bugul Kidul, Kota Pasuruan, yakni Suparlin (52) sukses meraup penghasilan jutaan rupiah setiap bulan yang jauh lebih cuan dari sebelumnya ketika bertani padi.
Pasalnya, dirinya berhasil merubah sawah miliknya menjadi ladang jeruk siam yang berada di wilayah Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Awalnya lahan tersebut ditanami padi. Namun, karena tanahnya gembur tanaman padi selalu gagal tumbuh maksimal saat dipanen.
Baca juga: Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan
Lantas, dia pun banting setir memutuskan beralih ke pohon sengon. Tak disangka, pohon Sengon yang dia tanam selalu tumbang sebelum usianya siap untuk ditebang.
Lahan sawah seluas 1 hektar itu ditanami jeruk pada 2019. Berkat sistem drainase yang baik di kebunnya, 700 pohon jeruknya tumbuh subur. Pada usia 4 tahun pohon-pohon jeruk itu mulai berbuah.
"Awalnya ini sawah padi, gagal terus. Pindah ke pohon sengon, tapi gagal karena tanahnya ini banyak airnya, pohonnya roboh. Akhirnya saya coba menanam jeruk siam," kata Suparlin, Minggu (07/07/2024).
Baca juga: Heboh! Warga Temukan Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Makam Kota Pasuruan
Saat ini, sepekan sekali Suparlin bisa memanen 1,5 hingga 2 kuintal jeruk. Hasil panen itu dijual di pasar tradisional Pasuruan dan juga diolah menjadi minuman segar yang dijual di lapak bakso miliknya.
"Kalau harganya berkisar Rp 6 ribu per kilogram," jelasnya.
Baca juga: Jaga Harmoni Alam, Masyarakat Adat di Pacitan Gelar Ritual "Thetek Melek" di Hamparan Sawah
Lebih lanjut, dibalik keberhasilan tersebut, Suparlin mengungkap ada beberapa faktor yang mendukung rencana ini adalah akses jalan yang mudah dijangkau dan pemandangan yang indah di tengah hamparan sawah yang luas.
Ia berharap dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ia juga ingin memberikan edukasi tentang budidaya jeruk siam dan manfaatnya bagi kesehatan. "Pengennya lebih besar dan menjadi agrowisata," tutur Suparlin. psr-01/dsy
Editor : Desy Ayu