Harga Tomat di Madiun Anjlok Drastis, per Kg Cuma Rp 2-3 Ribuan

surabayapagi.com
Ilustrasi. Petani tomat di Madiun sedang panen serentak. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Petani tomat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur kembali gigit jari usai diketahui harga komoditas tomat turun dan anjlok drastis hanya berkisar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per kilogram.

Rendahnya harga tomat tersebut membuat banyak petani di Madiun kecewa berat dan banyak yang merugi. Lantaran biaya pemeliharaan tidak sebanding dengan hasil panen.

Baca juga: ​Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam

“Biasanya saya bisa mendapatkan keuntungan yang cukup dari menanam tomat. Namun, dengan harga seperti ini, saya hanya bisa balik modal,” ujar Suwandi, seorang petani tomat asal Desa Purworejo, Senin (05/08/2024).

Baca juga: 174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Sementara itu, diketahui anjloknya harga tomat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kelebihan pasokan di pasaran dan rendahnya permintaan. Hal ini diperparah dengan adanya panen raya di beberapa daerah.

Baca juga: Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Melihat fenomena menyedihkan itu, para petani tomat di Kabupaten Madiun berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini, misalnya dengan memberikan bantuan atau membuka pasar baru untuk produk pertanian mereka. md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru